Warga Pamekasan Dikeroyok 3 Orang, Keluarga Minta Pelaku Diusut
Redaksi - Monday, 29 December 2025 | 07:28 AM


salsabilafm.com — Warga Dusun Barangbang, Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan bernama Rasit (47) menjadi korban pengeroyokan, Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, dilansir dari mediajatim.
Rasit tiba-tiba saja dikeroyok kurang lebih oleh tiga orang di Desa Palengaan Daya, Kecamatan Palengaan saat pulang dari rumah besannya di desa setempat.
Ponakan korban, Asmi Hariyanto, menerangkan, kejadian bermula saat Rasit pergi ke rumah besannya sekira pukul 09.00 WIB.
Pulang dari rumah besannya, Rasit yang naik sepeda motor bersama temannya bernama Subaidi, tiba-tiba saja dicegat oleh sejumlah orang di Desa Palengaan Daya.
"Rasit dicegat di depan rumah orang yang mencegat. Rumah yang mencegat ini berada di pinggir jalan tempat kejadian," kata Asmi, Sabtu (27/12/2025) malam.
Dijelaskan, yang mencegat lebih dari dua orang. Rasit langsung dikeroyok di tempat kejadian perkara (TKP).
Pelaku berinisial N, M dan N. Sementara Subaidi–teman sekaligus saksi korban–dipegang hingga tidak berkutik melawan.
"Rasit dikeroyok, yang memukul, yang nampak tiga orang. Yang parah wajah Rasit. Diinjak-injak. Sampai Rasit tersungkur. Matanya bengkak. Kepala bagian belakang bengkak. Punggungnya juga masih sakit," terang Asmi.
Rasit baru berhasil pulang karena ada warga yang melerai di TKP. Sampai di rumah, Rasit ditanya oleh keluarga terkait kejadian tersebut termasuk motif masalahnya.
"Namun, Rasit mengatakan tidak tahu apa masalahnya. Sampai sekarang kami bertanya-tanya kesalahannya apa? Soalnya kejadian itu seperti sudah direncanakan," tanya Asmi
Keluarga korban sempat naik pitam pascakejadian. Namun, keluarga memilih jalur semestinya yakni dengan membuat laporan ke Polsek Palengaan.
Di dalam Laporan Polisi (LP) bernomor LP/B/9/XII/2025/SPKT/POLSEK PALENGAAN/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 26 Desember 2025, ada tiga nama yang dilaporkan, yakni N, M dan N.
"Sampai saat ini paman saya, Rasit, masih dirawat inap di Puskesmas Palengaan. Informasi yang kami terima, hanya N yang ditangkap. Kami masih bertanya-tanya, yang dua ke mana? Kenapa belum ditangkap? Saya berharap polisi ini tegas, sesuai hukum yang berlaku," harapnya.
Terpisah, Kepala Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan Moh. Romli meminta kepolisian tidak berupaya menutupi penanganan perkara pengeroyokan ini. Sebab korban sampai opname.
"Saya berharap pihak kepolisian melaksanakan tugasnya sebagaimama mestinya, harus diproses secara hukum," tegasnya.
Kapolsek Palengaan AKP Syaiful membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengaku telah menerima laporan tentang adanya dugaan tindak pidana penganiaayaan secara bersama-sama yang terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 10.30 WIB.
"TKP di Jalan Raya Dusun Angsokah Timur, Palengaan Daya. Kita telah amankan satu orang pelaku berinisial N, selanjutnya penanganannya kami limpahkan ke Satreskrim Polres Pamekasan," kata Syaiful, Minggu (28/12/2025) pagi. (*)
Next News

Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal dalam Kardus, Ada Pesan "Tolong Kuburkan dengan Layak"
21 hours ago

Krisis Timur Tengah, Pertamina Jamin Distribusi BBM Jatimbalinus Tetap Lancar Jelang Lebaran
21 hours ago

Dicoret dari Daftar Penerima Insentif, Puluhan Guru Ngaji Datangi DPRD Sampang
21 hours ago

Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bisa Perjuangkan Palestina
21 hours ago

Satgas MBG Sampang Desak 121 SPPG Segera Urus Sertifikat Halal
21 hours ago

BPJPH Jatim Apresiasi Bazar UMKM, MUI Sampang Usul Pendamping Halal dari Pesantren
a day ago

Angin Kencang Terjang Camplong Sampang, 1 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Rusak
a day ago

Puting Beliung Terjang Sampang, 1 Warga Tewas dan Jalur Trans Madura Lumpuh
16 hours ago

Perkuat Ekonomi dan Pemenuhan Gizi, SPPG Dalpenang Sampang Gandeng UMKM Lokal
16 hours ago

Ledakan Keras Gegerkan Warga Sumenep, 2 Rumah Rusak
2 days ago





