Jumat, 27 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Warga Heboh, Sumur Bor di Sumenep Keluarkan Gas

Redaksi - Friday, 27 March 2026 | 07:51 AM

Background
Warga Heboh, Sumur Bor di Sumenep Keluarkan Gas
Sumur bor keluar api. ( Istimewa/)

salsabilafm.com – Warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikejutkan dengan temuan gas dari sumur bor pada Kamis (26/3/2026). Gas tersebut muncul saat warga tengah melakukan pengeboran untuk mencari sumber air bersih di halaman rumah. 


Peristiwa ini sempat terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak semburan api muncul dari dalam lubang sumur setelah didekati pemantik api.


Bakri, salah seorang warga sekitar, menceritakan, pengeboran sumur tersebut sebenarnya sudah berlangsung selama dua hari. Namun, masalah mulai muncul saat warga mencoba memasang pompa untuk mengambil air.




"Karena ini pengeboran ingin sumber air, dicoba dipasangi pompa dulu. Setelah dipasangi pompa, ternyata airnya sedikit," ujar Bakri, Jumat (27/3/2026).


Menurut Bakri, setelah air di dalam sumur mulai habis, muncul tanda-tanda tidak biasa dari dalam lubang bor. Warga mendengar suara gemuruh yang diikuti dengan aroma menyengat yang kurang sedap dari dalam tanah.




"Setelah habis airnya, di dalam sumur itu ada bunyi gemuruh dan juga ada bau yang kurang sedap," tambahnya.


Rasa penasaran warga memuncak karena aroma yang keluar menyerupai bau minyak. Pemilik sumur kemudian mencoba mendekatkan korek api untuk memastikan apakah gas tersebut mengandung bahan mudah terbakar. Begitu api didekatkan, lubang bor langsung menyemburkan api.


Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti jenis gas yang keluar dari sumur bor di Desa Karduluk tersebut. Temuan ini langsung membuat warga sekitar geger dan berdatangan ke lokasi untuk melihat fenomena itu dari dekat. 




Guna menghindari risiko kebakaran atau ledakan yang lebih besar, warga diminta untuk tidak mendekati lokasi dan dilarang keras menyalakan api dalam radius tertentu di sekitar sumur. (*)