Tutup Kembali Selat Hormuz, Iran Belum Jadwalkan Kelanjutan Negosiasi dengan AS
Redaksi - Monday, 20 April 2026 | 11:08 AM


salsabilafm.com - Saeed Khatibzadeh Wakil Menteri Luar Negeri Iran pada Sabtu (18/4/2026) mengatakan, pihaknya belum menetapkan tanggal untuk negosiasi selanjutnya dengan Amerika Serikat. Dia menambahkan, sebelum menentukan tanggal, Iran dan AS harus menyepakati kerangka kesepahaman terlebih dahulu.
Pembicaraan tingkat tinggi antara AS dan Iran sejak Revolusi lslam 1979, berakhir di Islamabad pada akhir pekan lalu tanpa menghasilkan kesepakatan. Donald Trump Presiden AS mengatakan kepada Reuters bahwa kemungkinan akan ada pembicaraan langsung lagi pada akhir pekan ini.
Namun beberapa diplomat mengatakan hal itu tidak mungkin, mengingat kendala logistik untuk mengadakan pertemuan di Islamabad, tempat pembicaraan tersebut diperkirakan akan berlangsung.
"Kami kini fokus pada penyelesaian kerangka kesepahaman antara kedua belah pihak. Kami tidak ingin terlibat dalam negosiasi atau pertemuan yang sudah pasti gagal dan dapat menjadi dalih untuk eskalasi lebih lanjut," kata Saeed Khatibzadeh kepada wartawan di sela-sela forum diplomasi di provinsi Antalya, Turki selatan.
"Sampai kami menyepakati kerangka kerja, kami tidak dapat menetapkan tanggal. Sebenarnya telah ada kemajuan yang signifikan. Namun, pendekatan maksimalis dari pihak lain, yang berusaha menjadikan Iran sebagai pengecualian dari hukum internasional, menghalangi kami untuk mencapai kesepakatan," sambungnya, merujuk pada tuntutan AS terkait program nuklir Iran.
Dia menjelaskan, Iran tidak akan menerima untuk menjadi pengecualian dari hukum internasional. "Apa pun yang akan kami komitmenkan akan berada dalam kerangka peraturan internasional dan hukum internasional," tegasnya.
Ketika ditanya mengenai laporan bahwa Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu, Khatibzadeh mengatakan, Iran telah mengumumkan akan mengizinkan pelayaran aman bagi kapal-kapal komersial sesuai dengan ketentuan gencatan senjata. (*)
Next News

PMI Asal Sampang Diduga Disiksa di Libya, Disnaker Teruskan Kasus ke Kemenlu dan BP2MI
16 hours ago

Kecelakaan Maut Pikap Vs Truk di Bangkalan, 1 Orang Tewas Terjepit
17 hours ago

Pemkab Bangkalan Siapkan 3.500 Hektare Lahan untuk Pembangunan Kawasan Industri
17 hours ago

Truk Tabrak Pohon di Bangkalan, Kaki Kernet Patah
17 hours ago

Pemkab Sumenep Mutasi dan Promosi 129 PNS dan PPPK
17 hours ago

Meluas, Kekeringan Kritis di Sampang Bertambah Jadi 81 Desa
17 hours ago

Kebakaran di Bangka Selatan, 305 Rumah dan 1.800 Jiwa Terdampak
11 hours ago

Viral Perundungan di Asrama, Telkom University DO Dua Mahasiswa
11 hours ago

Penyidik KPK AKBP Rossa Purbo Bekti Diangkat Jadi Kapolres Bangkalan
2 days ago

Begini Penjelasan Polisi Soal Perusakan Indomaret di Pamekasan
2 days ago




