TNI Pilih Berdamai, Tidak Ada Proses Hukum Lanjut terhadap Ferry Irwandi
Redaksi - Sunday, 14 September 2025 | 05:53 PM


salsabilafm.com – Mabes TNI membatalkan rencana melaporkan CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik. Keputusan tersebut diambil setelah kedua pihak memilih untuk berdamai.
Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah menjelaskan, pembatalan laporan dilakukan demi menjaga ketenangan publik serta mencegah munculnya hoaks dan disinformasi yang bisa memicu perpecahan.
“Termasuk menjaga dari disinformasi dan misinformasi yang bisa menimbulkan gejolak di masyarakat,” ujar Freddy, Minggu (14/9/2025).
Freddy menambahkan, TNI telah berkomunikasi langsung dengan Ferry Irwandi. Dalam dialog itu, keduanya sepakat meluruskan kesalahpahaman yang sempat terjadi.
“TNI telah berkomunikasi dengan saudara Ferry Irwandi untuk saling meluruskan informasi yang salah, agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar, dan menjalani keseharian dengan tenang,” ucapnya.
Sementara itu, Ferry menyampaikan persoalan dengan TNI telah selesai. Ia mengaku sudah berbicara melalui sambungan telepon dengan Kapuspen TNI. Dalam komunikasi tersebut, keduanya saling menyampaikan permintaan maaf.
“Saya sudah dihubungi via telepon dengan Kapuspen TNI bapak Brigjen TNI Freddy Ardianzah. Terjadi dialog antara saya dan beliau, yang intinya ada banyak kesalahpahaman di antara situasi ini,” ujar Ferry via Instagram, Sabtu (13/9/2025).
“Beliau meminta maaf atas situasi yang terjadi kepada saya dan yang harus saya hadapi, begitu juga sebaliknya, saya juga sudah meminta maaf atas situasi yang terjadi pada tubuh TNI saat ini,” lanjutnya.
Ferry juga memastikan tidak ada proses hukum lebih lanjut terhadap dirinya. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan banyak pihak, dan mengajak publik kembali fokus pada perjuangan warga sipil yang masih ditahan maupun hilang.
“Mari kita fokus ke tuntutan, kawan-kawan kita yang masih ditangkap dan teman-teman kita yang masih belum tahu nasibnya di mana. Saling jaga! Jaga warga!” pungkasnya. (*)
Next News

Usulan Baju Adat Sampang Jadi WBTB Nasional Ditolak Pusat
11 hours ago

Bukan Sekadar Mengajar, Guru di Sampang Dituntut Ciptakan 'Joyful Learning' di Era Digital
11 hours ago

Alokasi Anggaran MBG pada Tahun 2026 Capai Rp335 Triliun
11 hours ago

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Minyak Mentah
14 hours ago

Pemkab Sumenep Targetkan 1,9 Juta Kunjungan Wisata Tahun 2026
a day ago

Pemkab Sampang Pasang 157 Titik PJU di JLS, Tekan Angka Kriminalitas dan Laka Lantas
16 hours ago

Jejak GPS Bongkar Aksi Maling Mobil, Kendaraan Curian dari Sidoarjo Ditemukan di Madura
16 hours ago

2 ASN di Pamekasan Diberhentikan, Bolos Kerja Lebih 28 Hari
a day ago

Hujan Disertai Angin Kencang, 4 Rumah di Bangkalan Rusak
a day ago

PDIP Sampang Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Kemunduran Demokrasi dan Cederai Hak Rakyat
a day ago





