Perantau Sumenep Pulang Lebih Awal, Hindari Kepadatan Arus Mudik Lebaran
Redaksi - Wednesday, 04 March 2026 | 11:55 PM


salsabilafm.com - Sejumlah perantau asal kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, memilih mudik lebih awal melalui Pelabuhan Jangkar, Selasa (3/3/26).
Mereka yang bekerja di Bali maupun sejumlah daerah di Jawa sengaja pulang kampung pada pekan kedua Ramadan 1447 Hijriah untuk menghindari kepadatan arus mudik Lebaran.
"Saya dan beberapa teman bekerja di Bali, dan memang sengaja memilih pulang kampung lebih awal karena biasanya saat minggu ketiga Ramadan sudah mulai ramai pemudik," kata Acuk, pemudik asal Pulau Sapudi di Pelabuhan Jangkar.
Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang yang membawahi Pelabuhan Jangkar, Slamet Santoso, membenarkan adanya lonjakan pemudik lebih awal sejak tiga hari terakhir.
"Memang benar ada sejumlah warga perantau yang mengawali mudik ke kampung halamannya pada pekan kedua Ramadhan melalui Pelabuhan Jangkar, terutama rute Jangkar-Raas lumayan banyak," ujarnya.
Slamet mengatakan, pada hari ini KMP Wicitra Dharma I mengangkut sekitar 160 penumpang tujuan Pulau Sapudi.
Dia memperkirakan arus mudik tujuan Pulau Raas dan Pulau Sapudi akan terus mengalir dalam beberapa hari ke depan, khususnya dari kalangan pekerja nonformal.
"Kami perkirakan pemudik tujuan Pulau Raas dan Pulau Sapudi melalui Pelabuhan Jangkar akan terus mengalir, khususnya pekerja nonformal," pungkasnya. (*)
Next News

3 PMI Nonprosedural Asal Bangkalan Dideportasi Usai Ditahan di Malaysia
20 hours ago

Bupati Bangkalan Tinjau Sumber Mata Air Desa Mandung
20 hours ago

KPM Mengaku Tak Pernah Pegang KKS, Penyaluran Bansos PKH di Sampang Dikeluhkan Warga
21 hours ago

NIK Didorong Jadi Identitas Tunggal untuk Berbagai Layanan Publik
21 hours ago

Prabowo Mau Olah Batu Bara Rendah Kalori Jadi BBM
21 hours ago

Nusron Emosional Saat Ditanya Evaluasi Kasus HGB Summarecon
15 hours ago

Banjir Bandang, Akses Padang-Solok Lumpuh
17 hours ago

2 Siswa Sekolah Rakyat Sampang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
2 days ago

Ratusan Kayu Gelondongan di Perairan Sumenep Berlabel Kemenhut RI
2 days ago

Kebakaran di Pamekasan, Uang Rp20 Juta Hasil Tembakau Ikut Hangus
2 days ago


