Tiba di Pamekasan, Haji Her Disambut Ribuan Warga
Redaksi - Monday, 13 April 2026 | 09:48 AM


salsabilafm.com - Pengusaha tembakau asal Madura, H Khairul Umam atau yang dikenal sebagai Haji Her, mendapat sambutan dari warga saat tiba di Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Minggu (12/4/2026). Haji tiba di Pamekasan usai memenuhi pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Haji Her mengaku tidak menyangka akan mendapatkan sambutan dari masyarakat.
"Saya baru tahu waktu hampir sampai ke Pamekasan. Kami ucapkan terima kasih atas penyambutan ini," ujarnya.
Menurut dia, sambutan tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan moral dari masyarakat kepada dirinya.
Haji Her menyampaikan rencananya untuk meminta nasihat kepada ulama terkait langkah ke depan, khususnya dalam upaya memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau.
Dia dijadwalkan akan menemui beberapa tokoh ulama terutama Pengasuh Al-Hamidy Banyuanyar RKH Muhammad Rofi'i Baidhowi untuk sowan.
"Saya akan meminta petuah terkait langkah-langkah selanjutnya untuk bersama-sama memikirkan masa depan petani tembakau," ujarnya.
Haji Her menegaskan, ke depan dirinya ingin tetap berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan petani tembakau, yang selama ini menjadi bagian penting dari roda ekonomi masyarakat Madura.
Sebelumnya, Haji Her, menyambangi Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (9/4/2026) siang, pekan lalu. Pengusaha kaya asal Madura itu akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan penerimaan gratifikasi.
Haji Her datang bersama tim kuasa hukumnya sekitar pukul 12.50 WIB. Dia tampak mengenakan sarung cokelat dan kemeja putih bergambar harimau.
Usai diperiksa, Haji Her mengklaim tidak mengenal tersangka pejabat Direktorat Bea dan Cukai.
"Kita ditanya kenal enggak dengan orang-orang itu. Ya saya jawab, saya tidak kenal," ujar dia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/4/2026) sore. (*)
Next News

Sejarah NU bagian Integral Sejarah Nasional, Ini Penjelasan Ketua Lesbumi PWNU Jatim
21 hours ago

4 Pekerja Migran Asal Bangkalan Dideportasi dari Malaysia
21 hours ago

Febrie Adriansyah Tak Kenakan Rompi Tahanan, Kejagung: Mohon Maaf Karena Buru-buru
21 hours ago

Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumahnya, Febrie Adriansyah: Nanti Minta Penyidik Jawab
21 hours ago

Pernikahan Dini di Sampang Masih Terjadi, PA Terima 15 Permohonan Dispensasi Nikah
21 hours ago

Sebut Wartawan 'Londo Ireng', Aliansi Jurnalis Sampang Desak Prabowo Minta Maaf
21 hours ago

YouTube Tidak Akan Bayar Kreator, Begini Aturan Baru Buat Konten
a day ago

Mengenal Background Merah dan Biru pada Foto KTP Elektronik
a day ago

Harga Anjlok, P4GM Desak Pemerintah Tetapkan Garam sebagai Barang Pokok Penting
a day ago

Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Laporan Terhadap Hotman Paris
a day ago



