Terdampak Efisiensi, Sejumlah Pengadaan PJUTS di Sumenep Gagal Terealisasi
Redaksi - Saturday, 23 August 2025 | 06:47 PM


salsabilafm.com – Sejumlah paket pengadaan penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) Sumenep tahun ini gagal terealisasi melalui APBD Murni. Hal itu disebabkan adanya efesiensi anggaran sehingga harus diajukan kembali melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).
Sebelumnya, Pemkab Sumenep melalui Dinas Permukiman Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) menyiapkan anggaran fantastis untuk pengadaan PJUTS. Totalnya Rp2,2 miliar dari APBD Murni 2025, untuk enam paket program yang dicanangkan terealisasi tahun sekarang.
Enam paket tersebut meliputi Pengadaan dan Pemasangan Tiang PJUTS Pulau Gili Labak Rp198.135.000. Kemudian anggaran pengawasan untuk program tersebut sebesar Rp7.132.860.
Paket program berikutnya, yaitu Pengadaan dan Pemasangan Tiang PJUTS Kabupaten Sumenep Rp1.839.825.000. Khusus anggaran perencanaan untuk kegiatan ini, dialokasikan sebesar Rp99.350.550. Sedangkan pengawasannya dianggarkan sebesar Rp66.233.700.
Terakhir, yakni alokasi anggaran untuk Perencanaan Pengadaan dan Pemasangan Tiang Oktagonal PJU Kabupaten Sumenep Rp40.434.240. Total akumulasi secara keseluruhan dari enam paket tersebut mencapai Rp2.251.111.350.
Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi Disperkimhub Sumenep, Imam Afif Rusidy mengatakan, mayoritas program PJUTS tahun ini terkena efisiensi. Kecuali program pengadaan dan pemasangan tiang PJUTS Pulau Gili Labak.
"Kalau yang Gili Labak sudah mulai dilaksanakan. Sekarang dalam tahap pengadaan barang," ucap Imam, Jumat, (22/08/25).
Pelaksanaan proyek tersebut dimulai awal Agustus 2025. Hingga sekarang, progressnya diperkirakan mencapai 20 persen. Sesuai target kontrak dengan pihak ketiga, kegiatan itu dijadwalkan selesai selama 60 hari kalender.
"Ada tujuh titik pemasangan PJUTS Pulau Gili Labak. Lokasinya di area dermaga," terangnya.
Sedangkan anggaran program pengadaan dan pemasangan tiang PJUTS di tempat lain, sampai sekarang belum ada penetapan secara pasti. Sebab, usulannya masih dalam proses pembahasan melalui kegiatan PAK 2025. Sebelumnya sempat diajukan melalui APBD Murni, tapi terkena efisiensi.
Agar tetap bisa terlaksana tahun sekarang, program pengadaan dan pemasangan tiang PJUTS Kabupaten Sumenep diajukan kembali mendahului PAK. Tetapi gagal terealisasi karena keterbatasan alokasi keuangan daerah.
Imam belum bisa memastikan pemetaan lokasi pemasangan tiang PJUTS yang masih dalam tahap pembahasan PAK itu. Sebab, jumlah anggaran menjadi penentu utama dalam menetapkan jumlah pengadaan serta lokasi pemasangannya.(*)
Next News

Polres Sampang Tingkatkan Pengamanan Jelang Idul Fitri 1447 H
16 hours ago

Kekurangan Tenaga Teknis, BKPSDM Sampang Kaji Rencana Pemindahan Ratusan PPPK ke KDMP
16 hours ago

Takbir Keliling di Sampang, Ini Rute Pengalihan Arus dan Jalur Alternatifnya
16 hours ago

Ribuan Warga Muhammadiyah Pamekasan Shalat Ied Serentak di 16 Titik
16 hours ago

Mudik Lebaran, 3 Lokasi di Jalur Poros Bangkalan Jadi Titik Kemacetan
16 hours ago

3 Orang di Bangkalan Ditangkap Polisi, Diduga Produksi Petasan
16 hours ago

Terkena Petasan, Tangan Kiri Pemuda di Bangkalan Luka Serius
16 hours ago

Tim Rukyat Hilal Nyatakan Idul Fitri Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
2 days ago

Hasil Sidang Isbat: 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
2 days ago

Puncak Arus Mudik, Penumpang Kapal Tujuan Pulau Mandangin Meningkat 100 Persen
2 days ago





