Terkena Petasan, Tangan Kiri Pemuda di Bangkalan Luka Serius
Redaksi - Friday, 20 March 2026 | 06:42 AM


salsabilafm.com – Seorang pemuda mengalami luka serius pada bagian tangan kiri akibat terkena ledakan petasan saat bersama rekan-rekannya di Jalan Raya Martajasah, Bangkalan, Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 00.00 WIB. Insiden tragis ini memicu kepanikan warga sekitar yang berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara dentuman keras dari lokasi kejadian.
Peristiwa bermula ketika korban sedang asyik bermain petasan di area tersebut. Kondisi mendadak berubah menjadi mencekam saat korban mencoba mengambil sebuah bungkusan yang diduga kuat berisi bubuk petasan mentah. Belum sempat diamankan, bungkusan tersebut tiba-tiba meledak hebat tepat di genggaman korban.
Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama sebelum petugas kepolisian tiba untuk melakukan evakuasi. Ledakan tersebut dilaporkan mengakibatkan cedera fisik yang signifikan, sehingga korban harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat didampingi oleh pihak keluarga untuk mendapatkan tindakan medis intensif.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan terjadinya kecelakaan akibat bahan peledak tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, ledakan terjadi secara spontan saat korban memegang material petasan yang sangat sensitif terhadap gesekan atau panas.
"Korban saat itu sedang bermain petasan bersama temannya, kemudian mengambil bungkusan berisi bubuk petasan. Tiba-tiba terjadi ledakan yang mengenai tangan kiri korban hingga mengalami luka," ujar Agung Intama, Kamis (19/3/2026).
Pihak kepolisian telah mengamankan lokasi dan mengumpulkan keterangan lebih lanjut mengenai asal-usul bahan petasan tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan akibat petasan yang kerap meningkat intensitasnya menjelang momen hari raya di wilayah Jawa Timur.
Agung Intama mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama para pemuda, untuk menghentikan aktivitas meracik atau bermain petasan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Penggunaan bahan peledak intensitas rendah sekalipun tetap memiliki risiko fatalitas yang tinggi bagi keselamatan jiwa.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat maupun menggunakan petasan, terutama yang berbahan berbahaya, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya. (*).
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
a day ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
a day ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
a day ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
a day ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
a day ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
a day ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
17 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
17 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
17 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
2 days ago





