Tenggelam di Pantai Tajungan, Bocah di Sampang Ditemukan Meninggal Dunia
Ach. Mukrim - Sunday, 10 May 2026 | 07:16 AM


salsabilafm.com - Seorang anak bernama Ahmad Badrus Sholeh Alfaqih (11), warga Dusun Paneneran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Tajungan, Minggu (10/5/2026).
Korban sebelumnya diketahui bermain dan mandi di laut bersama tiga temannya usai berolahraga sekitar pukul 06.00 WIB.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat korban bermain dan mandi di laut bersama tiga orang temannya usai berolahraga. Saat kejadian kondisi ombak di sekitar Pantai Tajungan cukup tinggi disertai arus laut yang kuat.
"Korban sempat terbawa arus ombak dan salah satu temannya berusaha menolong dengan memegang korban. Namun karena kuatnya arus dan ombak, pegangan tersebut terlepas hingga korban hilang dari pantauan," ujarnya.
Dia memaparkan, sementara dua teman korban lainnya berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Sampang. BPBD Sampang menerima laporan kejadian pada Minggu pagi sekitar pukul 07.12 WIB.
"Setelah menerima laporan, tim BPBD Kabupaten Sampang bersama AGISENA BPBD Jawa Timur langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan pencarian," paparnya.
Proses pencarian dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas, BPBD Sampang, Pos AL Banyuates, Samapta Polres Sampang, Polsek Sokobanah, serta masyarakat setempat. Tim melakukan penyisiran di area korban tenggelam menggunakan perahu karet.
"Dalam perkembangan operasi SAR, korban akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia. Saat ditemukan, korban mengalami luka di bagian pelipis mata hingga menghitam," ungkapnya.
Dia menjelaskan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi ditutup dan seluruh personel kembali ke markas masing-masing.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama ketika kondisi ombak tinggi dan arus laut kuat," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
9 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
9 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
9 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
9 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
9 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
9 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
9 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
9 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
9 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





