Rantis 'Maung' Presiden Prabowo Jadi Sorotan di KTT ASEAN Filipina
Redaksi - Sunday, 10 May 2026 | 07:28 AM


salsabilafm.com - Kendaraan taktis (rantis) 'Maung' yang digunakan Presiden Prabowo Subianto selama rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, sukses menjadi pusat perhatian. Mobil produksi industri pertahanan dalam negeri Indonesia tersebut tampil mencolok di antara deretan kendaraan mewah para pemimpin negara Asia Tenggara lainnya.
Sejak hari pertama kedatangan Presiden di Cebu, Maung terus menarik minat para delegasi dan warga lokal. Desainnya yang gagah dan modern dinilai sebagai simbol kemajuan industri manufaktur Indonesia yang kini mulai bersaing di panggung global.
Sejumlah warga Cebu bahkan sengaja
mengabadikan momen saat kendaraan tersebut melintas di lokasi konferensi. Yusail, salah satu warga setempat, mengaku kagum dengan tampilan visual rantis berwarna khas tersebut.
"Saya melihat ini sebagai satu kendaraan yang menakjubkan," ujar Yusail, Jumat (8/5/2026).
Seorang warga bernama Alex juga tertangkap kamera sedang berswafoto dengan latar belakang mobil Maung. Bagi masyarakat Filipina, model Maung dianggap memiliki keunikan yang tidak ditemukan pada kendaraan taktis lainnya.
"Kendaraan ini sangat klasik dan berbeda dengan kendaraan lainnya yang pernah saya lihat di Filipina," kata Alex memberikan kesan pribadinya.
Aspek keamanan dan kenyamanan Maung juga mendapat pengakuan dari pihak penyelenggara. Kathrine, seorang petugas keamanan KTT ASEAN ke-48, menilai kendaraan tersebut sangat layak untuk standar protokoler kepala negara.
"Saya rasa kendaraan ini sangat aman untuk dikendarai oleh Presiden Indonesia," tutur Kathrine singkat.
Penggunaan Maung dalam kunjungan kenegaraan ini membawa misi diplomasi ekonomi dan kemandirian industri nasional. Langkah Presiden Prabowo menggunakan produk lokal di forum internasional menjadi pesan kuat mengenai kapasitas sektor pertahanan dan otomotif Indonesia.
Di tengah padatnya agenda diplomasi kawasan, Maung berhasil bertransformasi dari sekadar moda transportasi menjadi representasi kepercayaan diri bangsa. Kehadirannya menunjukkan bahwa produk buatan anak bangsa kini mampu tampil sejajar di tengah perhelatan diplomatik paling bergengsi di Asia Tenggara. (*)
Next News

321 WNA Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Tindak Pidana Judol Internasional
4 hours ago

Keberangkatan 2 JCH Kloter 67 Sampang Tertunda, Dirawat di RS Haji Surabaya
a day ago

Ditemukan Sejak 2016, Situs Adan-Adan Kediri Diduga Lebih Besar dari Candi Borobudur
a day ago

Pria di Sampang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Mangga
a day ago

Peternak Sapi di Bangkalan Kebanjiran Pesanan dari Jakarta Jelang Lebaran Kurban
a day ago

Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu Jatim HUB di Sidoarjo
a day ago

Nasaruddin Umar Dorong Lembaga Pendidikan Kembangkan Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta
a day ago

Pusat Informasi Pariwisata di Sampang Kurang Diminati Wisatawan, Ini Sebabnya
a day ago

Wajah Baru Alun-Alun Trunojoyo: Ruang Rekreasi Keluarga yang Aman dan Nyaman
a day ago

Klaim PJU Hemat Tagihan Listrik Miliaran Rupiah, Dishub: Daerah Lain Ingin Belajar ke Sampang
a day ago





