Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu Jatim HUB di Sidoarjo
Redaksi - Saturday, 09 May 2026 | 03:33 AM


salsabilafm.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, meresmikan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur yang berlokasi di Puspa Agro Jemundo, Sidoarjo.
Fasilitas tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan terintegrasi JATIM HUB Nusantara Integrated Trade & Quarantine Gateway, yang menghubungkan layanan karantina, logistik, dan perdagangan dalam satu ekosistem terpadu.
"Dengan adanya gerbang terintegrasi ini, proses logistik dan karantina tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung dalam satu sistem yang modern dan efektif," ujar Khofifah dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).
Khofifah menjelaskan, operasional Instalasi Karantina Terpadu bertujuan memperkuat efisiensi perdagangan, logistik ekspor-impor, serta pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan di Jawa Timur.
Menurutnya, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu lokomotif ekonomi nasional sekaligus lumbung pangan Indonesia. Karena itu, kualitas dan legalitas produk yang didistribusikan harus terjamin.
Dia menambahkan, fasilitas tersebut merupakan implementasi visi Integrated Agro-Logistics and Quarantine Gateway yang mengintegrasikan alur logistik pangan dan prosedur karantina dalam satu sistem yang efisien dan transparan.
Keberadaan fungsi karantina itu juga disebut selaras dengan strategi Gerbang Baru Nusantara yang menempatkan Jawa Timur sebagai pusat konektivitas, logistik, dan ekonomi penghubung kawasan Indonesia Barat dan Timur.
Posisi strategis Jawa Timur didukung infrastruktur yang terus berkembang, mulai dari tujuh bandara, 37 pelabuhan, hingga 12 ruas jalan tol yang menopang mobilitas barang dan jasa.
Selain itu, Jawa Timur juga memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), 13 kawasan industri, dan satu kawasan industri halal. Bahkan, Pelabuhan Tanjung Perak saat ini melayani 24 dari 41 rute Tol Laut nasional.
"Hal ini semakin menegaskan posisi Jatim sebagai center of gravity logistik dan perdagangan nasional sekaligus Gerbang Baru Nusantara," tegas Khofifah.
Dia berharap kawasan JATIM HUB dapat menjadi pintu masuk produk-produk daerah menuju pasar global, termasuk produk koperasi, usaha kecil menengah (UKM), dan industri kecil menengah (IKM).
"Kita ingin produk-produk daerah, termasuk produk Koperasi Merah Putih, UKM, dan IKM, tidak hanya beredar di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global," ujarnya.
Sementara itu, Abdul Kadir Karding mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah menyediakan lahan seluas lima hektare untuk mengintegrasikan seluruh proses karantina dalam satu kawasan.
Menurutnya, keberadaan Badan Karantina Indonesia merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memperkuat perlindungan sumber daya alam hayati nasional agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
"Sehingga barang yang diuji dan dikarantina bisa lebih mudah, efektif, efisien, tidak berbelit, dan mengurangi dwelling time," katanya.
Sebagai informasi, kawasan JATIM HUB di Jemundo, Sidoarjo dikembangkan di atas lahan seluas 50 hektare dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti pergudangan, cold storage, tempat penimbunan sementara, kawasan distribusi, laboratorium, hingga pasar terpadu.
Pengembangan kawasan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Badan Karantina Indonesia, serta didukung oleh PT Jatim Grha Utama (JGU) sebagai BUMD daerah.
Operasional karantina terpadu ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah seiring tingginya volume pergerakan komoditas di Jawa Timur yang mencapai lebih dari 350 ribu frekuensi media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan setiap tahun.
Dari angka tersebut, potensi lalu lintas kontainer ekspor dan impor yang masuk ke Instalasi Karantina diperkirakan mencapai 911.360 TEUs per tahun, terdiri dari 811.728 TEUs impor dan 99.632 TEUs ekspor. (*)
Next News

Sebut Nahdliyin Ada di Semua Partai, Prabowo Presiden: Belajar Politik dari NU
a day ago

Prabowo: NU Organisasi Agamis, Nasionalis, dan Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa
a day ago

Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh tapi Rakyat Miskin Tambah: Ini Aneh, Anomali!
a day ago

Hujan Saat Kemarau Bulan Juni, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Jatim
a day ago

NU Tegaskan Dukungan kepada Presiden Selama Berpihak pada Kebaikan dan Rakyat
a day ago

Munas dan Konbes NU 2026 Ditutup di Bangkalan, Gus Yahya Tegaskan Komitmen NU untuk Bangsa
a day ago

Kunjungi Sampang, Prabowo Presiden Disambut Hangat Warga Madura
a day ago

Aset Tambang NU Dipastikan Milik Organisasi 100 Persen, Hasilnya untuk Kemaslahatan Umat
a day ago

PAD Persampahan di Sampang Capai 43 Persen, Target Rp600 Juta Bakal Terealisasi
a day ago

Kunjungi Sampang, Prabowo Resmikan Inpres Jalan Daerah 1.151 KM Seluruh Indonesia
a day ago





