Selasa, 20 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Tanah Gerak, 10 Bangunan di Pamekasan Rusak Berat

Redaksi - Sunday, 18 January 2026 | 09:22 AM

Background
Tanah Gerak, 10 Bangunan di Pamekasan Rusak Berat
Rumah warga yang rusak akibat tanah gerak di Pamekasan. ( Istimewa/)

salsabilafm.com  - Fenomena tanah bergerak terjadi di Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Jawa Timur. Bencana alam tersebut berdampak pada dua dusun dan menyebabkan beberapa rumah warga rusak berat.


BPBD Pamekasan menyatakan, bencana ini diduga dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir. Selain itu, kondisi tanah yang labil membuat pergerakan tanah terus berlangsung hingga berdampak pada dua dusun, yakni Dusun Barat Gunung dan Dusun Paseset Timur.


Di Dusun Barat Gunung, tercatat ada 3 rumah warga di dusun ini yang terdampak tanah gerak. Salah satunya rumah Moh Ali Hosnan, yang mengalami kerusakan berat di bagian dapur dengan retakan kurang lebih sepanjang 35 meter, lebar 15 meter, dan kedalaman mencapai 1,5 meter.


Kerusakan terparah ada di Desa Sana Daya, yakni di Dusun Paseset Timur. Setidaknya ada 13 rumah warga yang terdampak tanah gerak. Secara keseluruhan, di 2 dusun terdampak tercatat ada 10 rumah warga yang rusak berat, membuat 13 keluarga harus mengungsi.


Data BPBD menyebutkan, luas area terdampak tanah gerak ini mencapai 3.483 meter persegi. Warga di lokasi terdampak diminta mengungsi.


"Ini sudah parah. Banyak rumah warga mengalami rusak berat. Masyarakat kami minta segera mengosongkan lokasi tersebut karena, selain muncul retakan tanah, wilayah ini juga sangat rawan longsor jika hujan turun," kata Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, dilansir detikJatim, Sabtu (17/1/2026).


Jalanan desa yang sebelumnya sempat dilaporkan mengalami retak kini tertutup total dan tidak dapat dilalui. BPBD mengimbau warga tetap waspada, menghindari lokasi rawan, serta segera melapor jika terjadi pergerakan tanah susulan. (*)