Tak Ada Drainase, 3 Desa di Tanjung Bumi Bangkalan Terendam Banjir
Redaksi - Saturday, 17 January 2026 | 06:51 AM


salsabilafm.com - Sebanyak tiga desa di Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur terendam banjir sejak 6 hari yang lalu. Penyebabnya, tiga wilayah itu tak memiliki jalur pembuangan air atau drainase.
Camat Tanjung Bumi, Imam Mahfud mengatakan, hujan mengguyur wilayahnya sejak hari Senin (12/1/2026) lalu dengan intensitas tinggi. Akibatnya tiga desa yakni Desa Aeng Tabar, Desa Paseseh dan Desa Telaga Biru terendam air.
Kondisi itu, kata dia, disebabkan oleh permukaan tanah yang cekung. Ditambah lagi, wilayah itu tak memiliki drainase sehingga air hujan itu tak menemukan jalur untuk mengalir.
"Mulai hari senin wilayah di Tanjung Bumi hujan sampai tadi malam. Jadi air terus menggenang. Namun, tidak begitu tinggi, baru hari ini agak tinggi. Saat ini perlahan mulai surut," ujarnya, Sabtu (17/1/2026).
Imam mengatakan, genangan air itu mayoritas menggenang di jalan raya dan sawah. Selain itu, terdapat juga sekolah dan kantor desa yang turut digenangi air.
"Jalan nasional di arah Pantura saat ini masih digenangi air. Kalau pemukiman warga hanya sekitar 4 rumah saja. Lainnya sekolah, kantor desa dan gudang yang terendam," imbuhnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, M Zainul Qomar mengatakan, ketinggian air di Desa Aeng Tabar setinggi 60 sentimeter seluas 50 meter.
Sedangkan di Desa Paseseh ketinggian air 50 sentimeter dan di Desa Telaga Biru mencapai 110 sentimeter. "Memang mayoritas area sawah," ungkapnya.
Qomar mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perairan Provinsi Jatim untuk melakukan penyedotan air agar banjir segera bisa tuntas. Sebab, wilayah banjir berbentuk cekung menyulitkan air menyerap dengan cepat.
"Kami masih koordinasi, namun juga masih bingung karena letak sungai atau drainasenya cukup jauh. Khawatir nanti tidak bisa dijangkau. Saat ini masih kami carikan solusi," pungkasnya. (*)
Next News

Prediksi Musim Hujan Indonesia 2026: Tanggal Akhir Musim Hujan dan Dampaknya
in an hour

MPJ Regional Madura Raya Wilayah Sampang Gelar Ngopi Bareng
10 hours ago

Perantau Sumenep Pulang Lebih Awal, Hindari Kepadatan Arus Mudik Lebaran
13 hours ago

Pemkab Siapkan Bus Gratis untuk Pemudik Tujuan Bangkalan, Kouta Dibatasi 200 Orang
a day ago

KPK Naikkan Status Perkara OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Penyidikan
a day ago

Terima 300 Drum Aspal dari Pemprov Jatim, Bupati Sampang Akan Prioritaskan Akses Jalan Pesantren
a day ago

Konflik Meluas, Warga Sampang di Timur Tengah Diminta Segera Merapat ke Kedutaan
a day ago

Soroti Video Asusila Remaja, Mahfud: Perbuatan Tidak Terpuji, Pantas Diberi Hukuman
a day ago

Pemuda Ditemukan Tergeletak di Bawah Jembatan JLS Sampang
a day ago

AJI Indonesia Perkuat Kapasitas Jurnalis di Jawa Timur Hadapi Manipulasi Informasi Digital
a day ago





