Syaiful Bahri, Alumni Pesantren di Bangkalan yang Ikut Konferensi Santri Mendunia di 3 Negara
Redaksi - Friday, 24 October 2025 | 07:06 PM


salsabilafm.com – Mengikuti kegiatan di luar negeri merupakan impian banyak orang. Tak terkecuali Syaiful Bahri, alumni Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Nurul Karomah, Desa Kajjan, Kecamatan Blega, Bangkalan.
Dengan tekad dan kesungguhannya, ia berhasil menembus ketatnya persaingan dalam kegiatan Self Funded International Conference Santri Mendunia Batch 3. Sebuah kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh organisasi Santri Mendunia.
Kegiatan tersebut berlangsung selama enam hari, 6-11 Oktober 2025 dan dilaksanakan di tiga negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.
"Saya bisa mengikuti konferensi internasional itu berkat papernya yang berjudul 'Menyulam Pendidikan dengan Benang budaya, Merawat Tradisi menyongsong Inovasi' diterima oleh penyelenggara," ujar Syaiful Bahri, dikutip dari NU Online Jatim, Kamis (23/10/2025).
Wakil Ketua II Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Bangkalan itu menuturkan, pada ajang itu ia mempresentasikan papernya di hadapan peserta dan penyelenggara.
"Selama kegiatan berlangsung, saya mengikuti seluruh rangkaian acara dan memperhatikan setiap pemaparan narasumber dengan saksama serta tak ragu menyampaikan pertanyaan dalam forum diskusi," katanya.
Melalui keaktifannya, Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA) ini berhasil meraih penghargaan The 2nd Most Active yang dibuktikan dengan piagam dan medali.
"Penghargaan ini saya terima karena dinilai aktif, antusias, dan berkontribusi selama kegiatan," jelasnya.
Selain konferensi, saiful juga mengikuti kunjungan ke beberapa universitas di Thailand, pameran di Singapura, hingga berkunjung ke tempat percetakan Al-Qur'an terbesar se-Asia yang berada di Malaysia.
"Sangat seru kegiatannya. Jadi pengalaman berkesan sekaligus pengetahuan baru buat saya," ungkap Syaiful.
Dalam perjalanannya itu, Syaiful turut membawa nama baik kampus, pondok pesantren, serta organisasi IPNU yang menjadi tempatnya berkhidmah. Ia mengaku bangga bisa memperkenalkan semangat santri maupun pelajar hingga ke kancah internasional.
"Bagi para santri, pelajar, maupun mahasiswa di mana pun berada terutama yang berasal dari pelosok, jangan pernah berpikir bahwa kalian hanya akan berada di situ-situ saja," terangnya.
Menurut Syaiful, semua hal bisa dicapai, asalkan mau berproses dengan sungguh-sungguh. Kegiatan di luar negeri adalah bukti tercapainya impian melalui proses yang panjang.
"Tetap semangat dan teruslah berproses hingga apa yang kamu impikan berhasil diwujudkan," pungkasnya. (*)
Next News

PLN Pastikan Listrik di Jatim Pulih, Janji Tak Ada Pemadaman Bergilir
20 hours ago

Jamasan Pusaka Sumenep Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
20 hours ago

Stok Pertalite Sering Habis, Pertamax Eceran di Sampang Dijual Rp18 Ribu per Liter
20 hours ago

Pertalite Kembali Tersedia di SPBU Pliyang Sampang, Warga Antusias Mengantre
20 hours ago

Realisasi APBD Sampang 2025 Capai 98 Persen, SILPA Rp116,98 Miliar
20 hours ago

Sampang Hampir Penuhi Target LP2B, Data Masih Diverifikasi Pusat
20 hours ago

2.000 Petambak Garam Tersebar di Sampang, Hanya 40 Orang yang Terima Bantuan
20 hours ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang Terkait Dugaan Korupsi MBG
a day ago

Sebut Nahdliyin Ada di Semua Partai, Prabowo Presiden: Belajar Politik dari NU
2 days ago

Prabowo: NU Organisasi Agamis, Nasionalis, dan Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa
2 days ago





