Soroti Tumpukan Sampah di Perkotaan, Anggota DPRD Sampang: Semua Perlu Terlibat
Ach. Mukrim - Saturday, 24 May 2025 | 05:48 PM


salsabilafm.com – Rahmat Hidayat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Madura, Jawa Timur, Daerah Pemilihan (Dapil) I menyoroti banyaknya tumpukan sampah diarea Perkotaan. Ia mengatakan, dirinya beberapa kali melihat tumpukan sampah di sudut-sudut Kota Sampang, seperti di Jalan Kusuma Bangsa, dan yang terbaru di lingkungan Kantor Kelurahan Gunung Sekar.
Rahmat Hidayat merasa miris dengan adanya tumpukan sampah di wilayah perkotaan. tersebut. Sebab, selain merusak pemandangan kota, hal itu juga menimbulkan bau dan mengganggu masyarakat karena akan menjadi penyebab penyakit.
"Saya berpandangan bahwa penanganan sampah menjadi tanggung jawab semua pihak, baik Pemerintah Daerah Sampang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Permukiman (DLH Perkim), maupun masyarakat," katanya, Sabtu (24/5/2025).
Politisi partai Nasdem itu menjelaskan, masyarakat sudah melakukan langkah dengan membungkus sampahnya dan menaruh di tempat pembuangan atau penampungan sementara di pinggir jalan. Pihaknya mengaku belum mengetahui frekuensi pengangkutan sampah yang dilakukan oleh DLH Perkim.
"Itu perlu digali juga oleh teman-teman media terkait dengan kendala yang ada di DLH Perkim. Apakah itu masalah petugas, armada, ataupun dana, itu OPD yang bersangkutan harus bilang ke DPRD," ujarnya.
Menurutnya, semua lingkup pemerintahan harus berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT) yang ada di wilayah Kelurahan, dan Apel diwilayah Desa. Hal terkecil yang bisa mereka lakukan adalah dengan melakukan edukasi terhadap masyarakat masalah pentingnya kebersihan. Karena kalau hanya diurusi oleh DLH Perkim saja, masalah sampah tersebut kurang baik juga, dan tidak akan pernah terselesaikan.
"Semua perlu terlibat dalam permasalahan sampah, dan disitu juga perlu sosialisasi kepada masyarakat bagaimana hidup bersih. Karena kita tidak bisa kalau hanya cuma membangun, tapi disisi lain kita tidak bisa merawat," tuturnya.
Meskipun bukan domain komisi I, namun dirinya terpanggil untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. Karenanya, dalam waktu dekat pihaknya akan melihat dan mempelajari aturan yang mengatur masalah persampahan di Kota Bahari. Hal itu juga guna mengetahui berapa jumlah Peraturan Daerah (Perda) persampahan, dan ada aturan Bupatinya atau tidak.
"Domain yang bukan komisi saya itu akan saya pelajari, dan dalam waktu dekat saya akan silaturahmi ke DLH Perkim untuk mengetahui permasalahan penanganan sampah," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
17 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
18 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
18 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
18 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
18 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
18 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
18 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
18 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
18 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





