Serapan APBD Sumenep Baru 44 Persen, Banggar DPRD Sebut Kinerja OPD Lambat
Redaksi - Saturday, 09 August 2025 | 10:00 PM


salsabilafm.com, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, menyoroti serapan APBD 2025 yang masih minim, yakni baru mencapai 44 persen hingga awal Agustus 2025. Padahal bulan ini sudah masuk semester kedua. Tapi serapan anggarannya belum separuhnya.
"Bagi kami, ini bisa dimaknai kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Sumenep melambat," kata Yasid, Sabtu (9/8/2025).
Dari total APBD Sumenep 2025 sebesar Rp 2,6 triliun, realisasi serapan anggaran baru mencapai Rp 1,1 triliun. Sementara itu, belanja modal yang dialokasikan sebesar Rp 139 miliar baru terealisasi sekitar Rp 24 miliar atau 17 persen.
Yasid menilai kondisi ini cukup ironis karena belanja modal merupakan salah satu faktor penting yang mendorong konsumsi dan berdampak langsung pada masyarakat. "Belanja modal untuk berbagai kegiatan yang sudah direncanakan, malah hanya 17 persen realisasinya," tegasnya.
Dia juga mengingatkan Bupati Sumenep agar menekan jajarannya untuk mempercepat realisasi APBD. Menurut Yasid, realisasi anggaran berbanding lurus dengan dinamika ekonomi masyarakat.
"Semakin besar realisasi anggaran, maka perputaran ekonomi juga makin meningkat. Pada gilirannya, kesejahteraan masyarakat diharapkan ikut meningkat," pungkasnya.(*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
15 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
15 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
15 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
15 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
15 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
15 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
15 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
15 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
16 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





