Jumat, 2 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Sempat Dirusak Massa, Neon Box Alun-Alun Trunojoyo Sampang Kini Sudah Terpasang

Ach. Mukrim - Friday, 02 January 2026 | 07:42 AM

Background
Sempat Dirusak Massa, Neon Box Alun-Alun Trunojoyo Sampang Kini Sudah Terpasang
Neon box atau papan nama ikonik Alun-Alun Trunojoyo sudah terpasang. ( Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DLH Perkim) memastikan fasilitas publik di Alun-Alun Trunojoyo yang sempat rusak kini telah diperbaiki. Kerusakan tersebut merupakan imbas dari aksi demonstrasi yang terjadi di depan Kantor DPRD Sampang pada 28 Oktober 2025 lalu.


Dalam aksi tersebut, sejumlah Fasilitas Umum (Fasum) mengalami kerusakan cukup parah, di antaranya besi pagar pengaman patung kerapan sapi serta neon box atau papan nama ikonik Alun-Alun Trunojoyo. 


Kepala Bidang Konservasi dan Pertamanan DLH Perkim Sampang, Prima Adi Wirawan, mengatakan, pemulihan fasilitas ini berhasil dilakukan berkat dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari mitra swasta. Langkah ini diambil lantaran kondisi APBD Kabupaten Sampang tahun anggaran 2025-2026 sedang mengalami efisiensi sehingga belum mampu menutupi biaya perbaikan prasarana secara mandiri.


"Kami mengandalkan dana CSR untuk perbaikan ini. Kami telah berkoordinasi dengan dua perusahaan besar, yakni Bank Jatim dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML)," katanya, Jum'at (2/1/2026).


Dari kerja sama tersebut, Bank Jatim menyalurkan bantuan berupa 40 unit kursi taman baru untuk menggantikan fasilitas yang rusak. Sementara itu, pihak HCML menyetujui pengalihan sebagian anggaran CSR senilai Rp500 juta.


Awalnya, dana dari HCML direncanakan sepenuhnya untuk pembangunan taman bermain (playground). Namun, mengingat urgensi perbaikan identitas alun-alun pasca-kerusuhan, anggaran tersebut dialihkan terlebih dahulu untuk pengadaan letter box baru.


"Setelah dilakukan survei di lapangan, pihak HCML sepakat untuk mendahulukan perbaikan letter box Alun-Alun Trunojoyo karena fungsinya yang lebih mendesak bagi masyarakat," sebutnya.


Dedi menjelaskan, terkait sisa program pembangunan,  penyerahan bantuan akan dilakukan secara bertahap. Proyek pengadaan wahana bermain (playground) diproyeksikan baru akan disalurkan pada tahun 2026 mendatang.


"Dengan selesainya perbaikan ini, wajah pusat kota Sampang kembali pulih. Kami (Pemerintah) berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga fasilitas umum yang ada agar tetap awet dan dapat dinikmati oleh seluruh warga," jelasnya.


Sebelumnya, perusakan fasilitas publik di Alun-Alun Trunojoyo ini sempat memicu kecaman dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok pemuda di Sampang, yang menyayangkan tindakan anarkis terhadap fasilitas yang menjadi ikon kebanggaan daerah tersebut. (Mukrim)