Bulog Akan Salurkan Bansos Pangan 720 Ribu Ton untuk 18 Juta Penerima Sepanjang 2026
Redaksi - Friday, 02 January 2026 | 07:32 AM


salsabilafm.com – Perum Bulog akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan sebanyak 720 ribu ton kepada 18 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) sepanjang tahun 2026. Bantuan tersebut direncanakan disalurkan untuk kebutuhan selama empat bulan.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program perlindungan sosial pemerintah.
"Penyaluran bantuan pangan untuk empat bulan tahun 2026 itu sekitar 720 ribu ton untuk 18 juta penerima bantuan," ujar Rizal dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bulog, Jumat (2/1/2026).
Rizal juga memaparkan kondisi cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog hingga akhir 2025 mencapai 3,24 juta ton, ditambah stok beras komersial sebanyak 133 ribu ton. Angka tersebut merupakan stok tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1968.
"Ini merupakan stok tertinggi di awal tahun sepanjang Bulog berdiri dari tahun 1968 sampai sekarang," ungkapnya.
Selain bantuan pangan reguler, Bulog juga menyiapkan bantuan keadaan darurat, termasuk untuk penanganan bencana, dengan total alokasi mencapai 25 ribu ton pada 2026.
"Bantuan keadaan darurat biasanya sebesar 25 ribu ton sesuai hasil rakortas," jelas Rizal.
Terkait penanganan bencana banjir, Bulog telah menyalurkan bantuan pangan sebanyak 14.227 ton ke sejumlah daerah terdampak, yakni Aceh 8.676 ton, Sumatera Utara 4.482 ton, dan Sumatera Barat 1.069 ton.
Rizal memastikan stok bantuan pangan di gudang wilayah terdampak banjir dalam kondisi aman. Saat ini, stok di Aceh mencapai 75.937 ton, Sumatera Utara 25.781 ton, dan Sumatera Barat 8.527 ton.
Dia menegaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Bulog akan menambah stok bantuan hingga tiga kali lipat di daerah rawan bencana guna menjamin ketersediaan pangan.
"Dari 14 ribu ton yang sudah disalurkan, sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian, kami akan melipatgandakan menjadi tiga kali lipat sesuai kebutuhan masing-masing provinsi maupun kabupaten/kota," terang Rizal.
Sebagai contoh, Rizal menyebut Kabupaten Bener Meriah yang sebelumnya mengajukan tambahan 1.000 ton, kini stoknya ditingkatkan menjadi 3.000 ton.
"Ini dilakukan agar masing-masing kabupaten dan kota tidak mengalami kekurangan stok bantuan pangan," pungkas Rizal. (*)
Next News

Pastikan Keselamatan Penumpang, Sopir Bus di Terminal Arya Wiraraja Sumenep Lakukan Cek Kesehatan
a day ago

Ribuan Santri Pulang Kampung, Tradisi Mudik 10 Hari Akhir Ramadan di Sumenep
16 hours ago

BGN Stop Sementara Operasional SPPG Penyaji Lele Mentah di Pamekasan
16 hours ago

Kunjungan Wisatawan Minim, Layanan Pusat Informasi Pariwisata Sampang Sepi Peminat
16 hours ago

Kejar Target RTH, Koleksi Pohon Pule di Alun-Alun Trunojoyo Bertambah
21 hours ago

BGN Bekukan 27 Dapur MBG di Sampang, Ini Daftarnya
21 hours ago

Pastikan Stok Energi Aman Selama Lebaran, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Siagakan Satgas RAFI 2026
21 hours ago

Mulai 18 Oktober 2026, Produk UMKM Tanpa Label Halal Dilarang Dijual di Sampang
a day ago

Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
a day ago

Soal Lele Marinasi Jadi Menu MBG di Pamekasan, BGN: Buat Lauk Buka Puasa
a day ago




