Ritmik Madura 2025: Kenalkan Budaya Madura, Abadikan Warisan Syaikhona Kholil Bangkalan
Ach. Mukrim - Sunday, 13 July 2025 | 10:40 AM


salsabilafm.com – Ritmik Madura 2025 yang diselenggarakan komunitas seni Kasokan menampilkan komposisi artistik lintas genre yang memadukan tradisi dan modernitas. Kegiatan ini digelar di beberapa kota di Madura, mulai dari Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan terakhir di Bangkalan dengan mengusung tema "Derih Berek Katemur".
Pangladin Kasokan, Muhammad Aufa Marom mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dan melestarikan budaya Madura melalui musik kontemporer yang tidak melupakan akar dari musik tradisional Madura.
"Kita ingin mengenalkan Madura dengan alunan musik yang mengkolaborasikan alat-alat Madura, tapi tidak melupakan akar kita," katanya, Sabtu (12/7/2025) malam.
Ritmik Madura 2025 juga menampilkan manuskrip-manuskrip dari Kyai Haji Syaikhona Kholil Bangkalan yang dihadirkan dalam bentuk musik. "Kita ingin mengangkat sejarah yang susah untuk dibaca menjadi musik," tambah Aufa.
Pagelaran Ritmik Madura juga menampilkan berbagai pertunjukan seni, termasuk teater harokat, puisi, live lukis, dan lain-lain. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati live mural, pameran lukisan khas Madura, dan bazar UMKM lokal. Ritmik Madura 2025 juga memiliki dimensi spiritual yang dihadirkan melalui ratib dan tawassul, menjadikan ini tak hanya estetis, tapi juga reflektif.
"Ini bentuk silaturahmi melalui seni. Masyarakat dari berbagai kalangan bisa bertemu, menyapa, dan merayakan budaya Madura dengan cara yang tidak monoton," kata dia.
Kegiatan tersebut, kata Aufa, merupakan program dari kementerian yang bertujuan untuk mengangkat budaya Madura dan membangun silaturahmi antara masyarakat dari berbagai kalangan. "Kita ingin mengingat kebudayaan Madura tanpa rasa malu," jelasnya.
Ritmik Madura 2025 diharapkan dapat menjadi trigger untuk mengingat dan merayakan kebudayaan Madura tanpa rasa malu. Ini juga diharapkan dapat membangun silaturahmi antara masyarakat dari berbagai kalangan dan melestarikan budaya Madura.
"Dengan demikian, Ritmik Madura 2025 akan menjadi yang sangat menarik dan bervariasi, dengan menampilkan komposisi artistik lintas genre dan dimensi spiritual yang mendalam," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Satpol PP Sampang Resmi Tutup Lyco Coffee Tanpa Batas Waktu
a day ago

Tabrakan Innova vs Rush di Camplong Sampang, 4 Orang Luka-luka
2 days ago

Pria di Pamekasan Bacok Warga, Diduga Akibat Cemburu
2 days ago

Hilang Sehari, Lansia di Sampang Ditemukan Selamat di Pinggir Sungai
2 days ago

Kemenag Sampang Pastikan Umrah Normal, Bantah Isu Penundaan Akibat Konflik Timur Tengah
2 days ago

Motif Pembunuhan Petani di Sampang Belum Diketahui, Polisi: Mohon Bersabar
2 days ago

Hindari Macet di Pasar Srimangunan, Ini Daftar Jalur Alternatif Mudik di Sampang
2 days ago

Polemik Lyco Coffe, Polisi Minta Semua Pihak Menahan Diri
2 days ago

Diduga Langgar Perda, Satpol PP Sampang Akan Tutup Lyco Coffe
2 days ago

Pegang Teguh Ajaran Al-Ghazali, Ratusan Warga di Bangkalan Gelar Salat Lailatul Qadar Berjamaah
2 days ago
