Selasa, 28 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Ratusan Siswa SD di Bangkalan Belajar di Teras hingga Tenda Darurat

Redaksi - Monday, 27 April 2026 | 07:58 AM

Background
Ratusan Siswa SD di Bangkalan Belajar di Teras hingga Tenda Darurat
Sejumlah siswa belajar di tenda. ( Istimewa/)


salsabilafm.com  — Ruang kelas SDN Kajuanak 4, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang ambruk sejak Senin (24/11/2025) hingga kini belum diperbaiki. Akibatnya, siswa harus belajar di teras sekolah hingga tenda darurat di halaman.


Kepala SDN Kajuanak 4, Ningsih, mengatakan, saat ini terdapat 105 siswa dari kelas satu hingga kelas enam yang belajar di luar ruangan.




"Beberapa di teras sekolah, sebagian lagi di halaman sekolah. Kita buat tenda darurat yang terbuat dari terpal," ujarnya, Senin (27/4/2026).


Dia menjelaskan, kondisi ruang kelas semakin memprihatinkan. Dinding yang masih berdiri tampak doyong dan berisiko ambruk. Sebagian bangunan lainnya bahkan sudah rata dengan tanah.


"Kerusakannya hampir sama semua, sehingga siswa kami bawa belajar di luar ruangan karena kami dan warga juga khawatir jika kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di dalam kelas," katanya.




Ningsih menyebutkan, hingga kini belum ada kejelasan terkait rencana perbaikan dari Dinas Pendidikan. Sekolah juga belum menerima informasi kapan renovasi akan dilakukan. Akibat kondisi tersebut, siswa dan wali murid kerap mempertanyakan kelanjutan perbaikan. 


"Iya sering tanya ke kami, karena mereka juga ingin bisa sekolah dengan nyaman," tuturnya.




Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, mengaku belum bisa memastikan jadwal perbaikan. 


"Belum ada informasi kepastiannya, insyaallah tahun ini. Mohon doanya semoga dilancarkan," ujarnya. 


Sebelumnya, satu ruang kelas yang digunakan untuk siswa kelas satu dan dua ambruk setelah diterjang angin dan hujan pada Senin (24/11/2025). 



Kerusakan tersebut sempat ditinjau oleh Dinas Pendidikan Bangkalan, yang berencana melakukan perbaikan melalui program revitalisasi. (*)