Ramadan di Sumenep Akan Diwarnai Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026
Redaksi - Saturday, 28 February 2026 | 06:23 AM


salsabilafm.com - Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Sumenep tahun ini akan menghadirkan fenomena langit yang istimewa. Pada pertengahan bulan suci, tepatnya Selasa, 3 Maret 2026, masyarakat akan disuguhi peristiwa gerhana bulan total yang bertepatan dengan waktu berbuka puasa hingga salat tarawih.
Fenomena yang kerap disebut "bulan darah" ini terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Bulan sepenuhnya memasuki bayangan inti Bumi sehingga cahaya Matahari yang dipantulkan berubah kemerahan. Saat mencapai puncak gerhana, Bulan akan tampak merah temaram di langit timur.
Anggota Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Bimas Islam Kementerian Agama Sumenep, Ahmad Faidal, menjelaskan, gerhana akan dimulai pukul 16.49.46 WIB dan berakhir pada 20.17.33 WIB.
"Di Sumenep, sebelum masuk waktu buka puasa, gerhana sudah dimulai. Bahkan saat tarawih berlangsung, fenomena ini masih bisa disaksikan. Puncak gerhana diperkirakan terjadi pada pukul 18.33.39 WIB," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan total ini dapat diamati dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Sumenep. Dengan catatan, kondisi cuaca cerah dan tidak tertutup awan.
"Jika cuaca cerah, warga Sumenep bisa melakukan pengamatan secara langsung, bahkan sambil menikmati suasana berbuka puasa," ucapnya.
Adapun rincian waktu gerhana bulan total pada Selasa, 3 Maret 2026 adalah sebagai berikut:
•Awal gerhana sebagian: 16.50 WIB
•Awal gerhana total: 18.04 WIB
•Puncak gerhana: 18.33 WIB
•Akhir gerhana total: 19.02 WIB
•Akhir gerhana sebagian: 20.17 WIB
Menariknya, saat Bulan terbit di ufuk timur, ia sudah dalam fase gerhana. Pemandangan ini tentu menjadi momen langka yang menyatukan kekhusyukan Ramadan dengan keagungan fenomena alam.
Bagi warga Sumenep, malam itu akan menjadi perpaduan antara ibadah, kebersamaan, dan keajaiban semesta.(*)
Next News

Kejar Target Kuota Siswa SR, Dinsos Sumenep Gandeng NU dan Muhammadiyah
12 hours ago

Peringati Bulan Bung Karno, Semua ASN Laki-laki di Sumenep Kenakan Peci Hitam Selama Juni
12 hours ago

Inovasi 'Marlena Tuku Santan' Dispendukcapil Sampang, 7 Dokumen Bisa Diterima Sekaligus
12 hours ago

BKPSDM: Jabatan Sekda Sampang Bisa Diperebutkan ASN dari Dalam Maupun Luar Daerah
12 hours ago

Tabrakan Maut di Pamekasan, 2 Pemuda Meninggal Dunia
12 hours ago

Dollar Tembus Rp18.000, Ini Penyebab Rupiah Terpuruk ke Level Terendah
12 hours ago

750 Santri Ponpes Daarul Rahman Ziarahi Keluarga Kiai Syukron Makmun di Sampang
12 hours ago

Dadan Hindayana Ditetapkan Tersangka, Satgas MBG Sampang Imbau Pengelola Dapur Evaluasi Internal
a day ago

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
a day ago

DLH Sumenep Temukan Pelanggaran Pengelolaan Limbah Dapur MBG: Ada yang Dibuang Sembarangan
a day ago




