Selasa, 21 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Jelang Pensiun Sekda Sampang, Sejumlah Nama Muncul sebagai Kandidat Pj

Ach. Mukrim - Tuesday, 21 July 2026 | 05:28 AM

Background
Jelang Pensiun Sekda Sampang, Sejumlah Nama Muncul sebagai Kandidat Pj
Ilutrasi rebutan kursi sekda Sampang (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mulai menyiapkan proses pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) menyusul akan berakhirnya masa jabatan Yuliadi Setiawan pada 1 Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan agar roda pemerintahan tetap berjalan tanpa kekosongan pada jabatan strategis di lingkungan birokrasi.


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, Arief Lukman Hidayat, mengatakan, Yuliadi Setiawan akan memasuki masa purnatugas sesuai ketentuan kepegawaian yang berlaku.


"Pak Sekda pensiunnya 1 Agustus. Memang ketentuannya seperti itu. Kalau lahir Juli, maka pensiunnya 1 Agustus," kata Arief, Selasa (22/7/2026).




Arief menjelaskan, Yuliadi lahir pada 11 Juli, maka masa tugasnya secara administratif berakhir pada awal Agustus 2026. Karena itu, Pemkab Sampang mulai menyusun tahapan pengisian jabatan agar transisi kepemimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN) berjalan lancar.


Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah akan mengusulkan Penjabat (Pj) Sekda kepada Gubernur Jawa Timur pada akhir Juli 2026. Penunjukan tersebut diperlukan untuk mengisi kekosongan jabatan hingga Sekda definitif terpilih melalui mekanisme seleksi terbuka.




"Setelah mendapat persetujuan gubernur, baru dilakukan pelantikan Pj Sekda. Masa tugasnya sampai Sekda definitif terpilih," ujarnya.


Dia menambahkan, penunjukan Pj Sekda bertujuan menjaga kesinambungan pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik selama proses pengisian jabatan definitif berlangsung.


"Penunjukan Pj Sekda diperlukan untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas pemerintahan sampai proses seleksi Sekda definitif selesai," imbuhnya.




Dia mengakui, di tengah proses tersebut, sejumlah nama pejabat pimpinan tinggi pratama mulai diperbincangkan di lingkungan birokrasi sebagai kandidat Pj Sekda. Di antaranya Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Marnilem, Kepala Dinas Lingkungan Hidup A. Faisol Ansori, serta Kepala Dinas Pendidikan Nor Alam.


Meski demikian, Arief menegaskan, hingga kini belum ada nama yang diputuskan. Pemerintah daerah masih melakukan pembahasan internal sebelum mengajukan usulan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.




Sementara itu, pengisian jabatan Sekda definitif akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Proses tersebut akan melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) untuk menilai kompetensi, rekam jejak, dan kapasitas para peserta.


Arief mengatakan, kesempatan mengikuti seleksi tidak hanya terbuka bagi ASN di lingkungan Pemkab Sampang. ASN dari pemerintah daerah lain di seluruh Indonesia juga dapat mendaftar sepanjang memenuhi persyaratan administrasi dan memperoleh izin dari pejabat pembina kepegawaian di instansi asal.


"Seleksi terbuka memberikan kesempatan yang sama bagi ASN yang memenuhi syarat, baik dari dalam maupun luar daerah," katanya.




Menurut Arief, jabatan Sekda memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selain menjadi pimpinan tertinggi ASN di lingkungan pemerintah kabupaten, Sekda juga bertugas mengoordinasikan pelaksanaan program dan kebijakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).


"Keberadaan Sekda menjadi kunci dalam menjaga efektivitas birokrasi dan pelayanan publik," pungkasnya. (Mukrim)