Puluhan Tahun Tak Direvitalisasi, Gedung SD di Bangkalan Ambruk
Redaksi - Friday, 31 July 2026 | 06:53 AM


salsabilafm.com - Tiga ruang kelas SDN Konang 4 Bangkalan ambruk, Jumat (31/7/2026). Beruntung, bangunan roboh ketika para siswa sudah pulang sehingga tidak menimbulkan korban.
Bangunan sekolah yang berada di Desa Konang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, itu mengalami kerusakan parah. Kerangka atap runtuh dan sejumlah tembok ruang kelas ikut roboh.
Peristiwa tersebut sempat disaksikan para guru yang pulang lebih lambat dari siswa. Mereka sebelumnya telah melihat tanda-tanda kerusakan pada bangunan sejak beberapa hari sebelum kejadian.
Sebagian tembok mulai retak dan bergeser. Sejumlah bagian atap juga berjatuhan sehingga pihak sekolah menyadari bangunan tersebut berisiko roboh.
Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Jakfar mengatakan, tanda-tanda kerusakan sudah terlihat sejak Senin lalu. Bangunan yang roboh merupakan tiga ruang kelas yang berada di lahan bagian atas.
"Tanda-tandanya sudah terjadi mulai hari Senin, kelas itu akan roboh ya. Jadi di SDN Konang 4 ini ada 6 kelas. Yang tiga kelas ada di bawah. Yang tiga kelas lainnya ada di atas. Yang roboh ini yang di atas. Tiga kelas yang di atas," ujarnya, Jumat (31/7/2026), dilansir dari Inews.
SDN Konang 4 memiliki enam ruang kelas yang berada di dua lahan berbeda. Ruang kelas tiga, empat, dan lima terletak di bagian bawah.
Sementara ruang kelas satu, dua, dan enam berada di lahan bagian atas. Tiga ruang di lokasi inilah yang ambruk.
Untuk sementara, para siswa dari kelas terdampak dipindahkan ke tiga ruangan yang masih dapat digunakan. Ruangan tersebut disekat agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengakui gedung SDN Konang 4 telah puluhan tahun tidak direvitalisasi. Pihak sekolah disebut sudah beberapa kali mengajukan bantuan untuk perbaikan total bangunan.
Namun, revitalisasi belum dapat dilaksanakan hingga akhirnya tiga ruang kelas tersebut roboh. Pemkab menyebut keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam memperbaiki gedung sekolah.
Fauzan mengatakan, peristiwa tersebut membuka mata pemerintah mengenai banyaknya gedung sekolah di Bangkalan yang kondisinya memprihatinkan dan dapat membahayakan siswa.
"Kejadian ini sebenarnya membuka mata kita semua bahwa memang kondisi gedung-gedung sekolah kita yang ada di Bangkalan ini banyak yang memprihatinkan dan juga membahayakan anak-anak didik. Insha Allah kami akan memperhatikan dan memberi atensi khusus untuk gedung-gedung sekolah yang memprihatinkan ini," katanya.
Pemkab Bangkalan berjanji memberikan perhatian khusus terhadap sekolah yang mengalami kerusakan berat. Pendataan dibutuhkan untuk menentukan bangunan yang harus segera diperbaiki karena berisiko terhadap keselamatan siswa dan guru. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
13 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
13 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
13 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
13 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
13 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
13 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
13 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
13 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
13 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





