Puluhan Pohon Besar dan Rindang di Taman Kota Sumenep Ditebang, Warga: Sangat Kecewa
Redaksi - Friday, 21 November 2025 | 08:52 PM


salsabilafm.com – Momen peringatan Hari Pohon Sedunia, 21 November 2025, ditandai dengan penebangan sejumlah pohon besar dan rindang di area Taman Kota Sumenep, Jawa Timur. Penebangan dilakukan di sisi selatan taman, tepat di depan Komando Distrik Militer (Kodim) 0827/Sumenep.
Potongan batang besar dengan usia pohon diperkirakan sekitar 40 tahun tampak berserakan dan sebagian menutupi badan jalan. Akibatnya, kawasan taman yang sebelumnya teduh tampak berubah dan kehilangan kesan asrinya.
Tak hanya itu, penebangan pohon yang telah berusia puluhan tahun juga terlihat sepanjang sisi selatan Jalan Diponegoro.
Di lokasi itu, area yang ditebang tampak gundul, sementara di sekitar sisa batang pohon terlihat tumpukan batu, tanah, dan kolong semen.
Pegiat lingkungan, Fadel Abu Aufa, menyayangkan penebangan pohon yang sudah berusia puluhan tahun tersebut. "Melihat kondisi di lapangan, sangat kecewa," kata Fadel.
Fadel menjelaskan, pohon yang ditebang adalah pohon angsanah atau sonokeling. Banyak warga yang dia temui juga mengaku kecewa.
"Ketemu dengan banyak orang, juga menyayangkan penebangan itu," tukasnya.
Fadel menilai, pohon-pohon besar tersebut membutuhkan waktu panjang untuk tumbuh hingga mencapai ukuran sekarang. Di samping itu, penebangan tidak sejalan dengan urgensi perubahan iklim.
"Sekarang kan terjadi pemanasan global, harus banyak menanam pohon. Kenapa pohon yang sudah rindang malah ditebang," keluh dia.
Informasi yang dia terima, pohon-pohon tersebut akan diganti dengan pohon tabebuya. Namun dia mempertanyakan pilihan lokasi penanaman penggantinya. "Katanya, penebangan dilakukan oleh Dinas PUTR dan akan diganti dengan pohon tabebuya," ungkap dia.
"Kenapa kok di taman kota, kenapa kok tidak di area lain yang khusus tabebuya," sambung Fadel.
Berdasarkan hasil penelusuran melalui citra satelit, puluhan pohon angsanah yang ditebang itu sudah ada sejak 1984 dan diperkirakan berusia lebih dari 40 tahun. (*)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
7 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
10 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
10 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
10 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
10 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
11 hours ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
13 hours ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
13 hours ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
7 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
a day ago





