Ruang Terbuka Hijau di Sampang Ditarget 1,14 Persen, Sementara Terpusat di Kawasan Kota
Ach. Mukrim - Saturday, 20 June 2026 | 02:46 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menargetkan capaian ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 1,14 persen pada tahun ini. Namun, upaya pengembangan kawasan hijau masih terfokus di wilayah perkotaan karena keterbatasan regulasi tata ruang di kecamatan lain.
Kepala Bidang Konservasi dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Permukiman (DLH Perkim) Sampang Prima Adi Wirawan mengatakan, penilaian RTH tidak hanya mencakup taman kota, tetapi juga berbagai kawasan yang memiliki fungsi ekologis.
"Yakni hutan kota, taman kota, dan pepohonan hijau di jalur jalan serta sebagainya," katanya, Sabtu (20/6/2026).
Prima menjelaskan, hingga kini pihaknya belum melakukan peninjauan terhadap perkembangan luas RTH yang masuk dalam target capaian tahun 2026. Sebab, pengelolaan dan pendataan masih difokuskan pada kawasan Kecamatan Sampang.
"Yang pasti, yang kami punya itu di Kecamatan Kota Sampang," ujarnya.
Menurut Prima, pengembangan RTH di luar kawasan perkotaan masih terkendala belum tersedianya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang menjadi dasar pengaturan pemanfaatan ruang.
Saat ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten Sampang baru memiliki Peraturan Daerah (Perda) RDTR untuk Kecamatan Sampang. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah belum memiliki pijakan regulatif yang cukup untuk memetakan dan mengembangkan ruang terbuka hijau secara menyeluruh di kecamatan lain.
"Sementara ini pemerintah kabupaten baru memiliki Peraturan Daerah (Perda) RDTR Kecamatan Kota Sampang," ungkapnya.
Dia memaparkan, keterbatasan data juga menjadi tantangan dalam pengelolaan ruang terbuka hijau. Dia mengaku belum memiliki peta yang dapat menunjukkan lokasi maupun luasan lahan yang telah mengalami alih fungsi.
Padahal, data tersebut dinilai penting untuk mengetahui sejauh mana perubahan penggunaan lahan berdampak terhadap ketersediaan ruang terbuka hijau di daerah.
"Kami juga belum memiliki peta yang bisa menunjukkan lahan yang telah beralih fungsi," pungkas Prima. (Mukrim)
Next News

Kuota SD Sekolah Rakyat Sampang Belum Capai Target, Ini Penyebabnya
7 hours ago

Marak Konvoi Penjemputan Haji, Kasatlantas Sampang Imbau Tertib Lalulintas
8 hours ago

Rusak Parah, Warga Dusun Angsanah Barat Gotong Royong Perbaiki Jalan
in 4 hours

Munas-Konbes NU di Ploso Didorong Putuskan Cirebon jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35
in 4 hours

Pertamina Patra Niaga Berikan Santunan Lintas Agama Serentak di 3 Provinsi
a day ago

Banjir Rob Rendam Kepulauan di Sumenep
a day ago

Gendong 15 Boneka Unta dari Arab Saudi, Jemaah Haji Asal Sampang Curi Perhatian
a day ago

Jamaah Haji Pamekasan Meninggal di Tanah Suci, Kemenag Dampingi Ahli Waris Urus Santunan
a day ago

Target 307 Ribu Ton, Produksi Garam di Sampang Baru Capai 100 Ton
a day ago

616 Jemaah Haji Tiba di Sampang, 2 Meninggal di Tanah Suci
a day ago




