Jumat, 19 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Gendong 15 Boneka Unta dari Arab Saudi, Jemaah Haji Asal Sampang Curi Perhatian

Ach. Mukrim - Friday, 19 June 2026 | 06:56 AM

Background
Gendong 15 Boneka Unta dari Arab Saudi, Jemaah Haji Asal Sampang Curi Perhatian
Jalal Sukmono pria asal Sampang yang membawa 15 boneka unta dari Arab Saudi (Mukrim/Salsa/)


salsabilafm.com -  Di antara ribuan jemaah haji yang pulang dari Arab Saudi dengan koper berisi kurma, air zamzam, tasbih, dan aneka oleh-oleh khas Timur Tengah, ada satu pemandangan yang cukup mencuri perhatian. Seorang jemaah asal Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terlihat terus menggendong belasan boneka unta ke mana pun dia pergi.


Jemaah tersebut adalah Jalal Sukmono. Dia baru saja menunaikan ibadah haji bersama istrinya, Lilik Sumiati. Selama perjalanan pulang menuju Indonesia, perhatian Jalal bukan hanya tertuju pada barang bawaannya sendiri, melainkan pada 15 boneka unta yang dia beli khusus untuk cucu dan para keponakannya.




Jalal menuturkan, ide membeli boneka unta muncul setelah dirinya menerima banyak telepon dari keluarga di kampung halaman. Saat sedang berada di salah satu toko di Arab Saudi, telepon dari rumah datang bertubi-tubi.


"Semua menelepon. Cucu dan ponakan minta dibelikan boneka unta. Mereka sampai bilang tidak usah beli oleh-oleh lain, yang penting boneka unta," ujar Jalal, Jum'at (19/6/2026).


Permintaan sederhana itu rupanya begitu membekas di hati Jalal. Dia kemudian mendatangi Pasar Zakiy, salah satu pusat perbelanjaan yang banyak dikunjungi jemaah Indonesia. Jalal pun membeli 15 boneka unta dengan berbagai ukuran.




Untuk ukuran kecil, harga satu boneka sekitar 25 riyal. Sedangkan ukuran yang lebih besar mencapai 35 riyal per buah. Jika dihitung keseluruhan, jumlah yang dibelanjakan memang tidak sedikit. Namun bagi Jalal, kebahagiaan keluarga jauh lebih berharga dibanding nilai uang yang dikeluarkan.


"Kalau sudah untuk cucu dan ponakan, saya senang saja. Mereka sudah pesan dari jauh-jauh hari," katanya.




Sejak saat itu, boneka-boneka tersebut seolah menjadi teman perjalanan yang tidak pernah lepas dari tangannya. Jalal memilih menggendong langsung sebagian besar boneka tersebut karena khawatir rusak atau tertinggal.


Bahkan saat menjalankan salat, Jalal selalu memastikan boneka-boneka itu berada di tempat yang aman. Setelah selesai beribadah, dia kembali membawa semuanya sebelum melanjutkan aktivitas.


"Saya taruh dulu waktu salat, habis itu saya bawa lagi. Takut tertinggal," ujarnya.




Pemandangan seorang jemaah haji yang berjalan sambil membawa banyak boneka unta ternyata mengundang perhatian orang-orang di sekitarnya. Selama berada di Arab Saudi hingga perjalanan pulang ke Indonesia, tidak sedikit sesama jemaah yang menoleh, tersenyum, bahkan bertanya mengenai alasan dirinya membawa begitu banyak boneka.


Beberapa orang mengira boneka-boneka tersebut untuk dijual kembali. Ada pula yang penasaran mengapa Jalal begitu menjaga barang-barang itu.




"Saya bilang ini bukan untuk dijual. Ini pesanan cucu dan ponakan di rumah," katanya.


Menurut Jalal, perhatian dari banyak orang itu justru menjadi pengalaman yang lucu dan berkesan selama menjalankan ibadah haji. Boneka-boneka tersebut beberapa kali menjadi bahan obrolan di antara sesama jemaah.


Perjalanan pulang ternyata juga tidak sepenuhnya mudah. Saat hendak membawa boneka-boneka itu, Jalal sempat mencoba memasukkannya ke dalam plastik agar lebih praktis. Namun cara tersebut tidak berjalan sesuai rencana.




"Sempat ditaruh di plastik, tapi akhirnya tidak boleh. Jadi saya bawa dan gendong terus," tuturnya.


Di dalam pesawat, keberadaan belasan boneka onta itu kembali menarik perhatian. Awak kabin sempat mengingatkan agar tidak membawa terlalu banyak barang. Namun setelah mengetahui alasan di baliknya, situasi pun berjalan lancar.




"Pramugari sempat bilang jangan bawa banyak-banyak. Saya bilang ini untuk cucu dan ponakan. Akhirnya tidak apa-apa," katanya sambil tertawa.


Bagi sebagian orang, kisah ini mungkin terdengar sederhana. Namun di balik 15 boneka unta yang digendong sepanjang perjalanan ribuan kilometer dari Arab Saudi ke Indonesia, tersimpan cerita tentang kasih sayang seorang kakek kepada keluarga yang menunggu di rumah.


Jalal mengaku tidak ingin mengecewakan cucu dan ponakannya yang sudah menaruh harapan besar pada oleh-oleh tersebut. Karena itulah dia rela menjaga boneka-boneka itu sepanjang perjalanan, bahkan ketika harus menjadi pusat perhatian banyak orang.




"Yang penting mereka senang. Saya sudah janji mau membawakan boneka ini untuk mereka," pungkas Jalal. (Mukrim)