Rusak Parah, Warga Dusun Angsanah Barat Gotong Royong Perbaiki Jalan
Syabilur Rosyad - Saturday, 20 June 2026 | 12:58 PM


salsabilafm.com – Sejumlah warga Dusun Angsanah Barat, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, bergotong royong memperbaiki jalan desa secara swadaya akibat kondisi jalan yang rusak parah dan dinilai sudah tidak layak dilalui.
Perbaikan jalan tersebut mulai dilakukan sejak Sabtu (13/6/2026) dengan mengandalkan dana hasil urunan masyarakat setempat.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kerusakan jalan sudah berlangsung lama dan beberapa kali diketahui telah ditinjau oleh petugas. Namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan dari pemerintah.
"Kami sudah tidak sabar. Katanya mau diperbaiki, tapi itu hanya janji manis. Sampai sekarang tidak ada buktinya, jalannya rusak parah, akhirnya kami memperbaiki sendiri," katanya, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, jalan tersebut terakhir kali diperbaiki sekitar 10 tahun lalu pada masa periode kedua kepala desa sebelumnya. Saat itu, perbaikan hanya berupa pengecoran di sebagian tanjakan dan tidak mencakup seluruh ruas jalan.
"Kalau di masa pemerintahan desa sekarang belum ada perbaikan di sini," tambahnya.
Dia menjelaskan, warga menargetkan pengaspalan jalan sepanjang sekitar satu kilometer dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan sekitar 10 sentimeter. Hingga saat ini, sekitar 200 meter jalan telah selesai diperbaiki.
Untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp100 juta. Namun dana yang berhasil dihimpun baru mencapai Rp40 juta, sementara sekitar Rp37 juta telah digunakan untuk membeli material.
"Ini murni swadaya masyarakat tanpa sedikit pun bantuan dari pemerintah," katanya.
Sementara itu, Kepala Dusun Angsanah Barat, Moh Bahar, membenarkan kondisi jalan di wilayahnya memang mengalami kerusakan cukup parah sehingga masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri.
Menurut Bahar, usulan perbaikan jalan sebenarnya sudah pernah diajukan dan bahkan telah ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan oleh petugas terkait. Namun hingga saat ini belum ada realisasi pembangunan.
"Sudah dicek ke lapangan, rencana mau diperbaiki cuma tidak jadi, katanya data yang di tempat itu tidak ACC atau belum keluar, makanya tidak dikerjakan," tuturnya.
Bahar mengaku akan berkoordinasi dengan Kepala Desa Tlambah, Cholil, guna mengetahui kemungkinan adanya bantuan dari pemerintah desa untuk meringankan beban masyarakat yang saat ini masih bergotong royong memperbaiki jalan.
"Sementara ini murni swadaya masyarakat, belum ada sumbangan dari desa. Di desa juga tidak ada program sekarang," pungkasnya. (Syad)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
a day ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
a day ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
a day ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
a day ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
a day ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
a day ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
20 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
20 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
20 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
2 days ago





