Produksi Garam Pamekasan Hanya 19 Ribu Ton, Merosot Tajam Dibanding 2023-2024
Redaksi - Tuesday, 07 October 2025 | 05:59 PM


salsabilafm.com – Produksi garam rakyat di Kabupaten Pamekasan tahun ini terancam turun.
Hingga September 2025, capaian produksi hanya menyentuh 19.308,30 ton, jauh merosot dibandingkan tahun 2024 yang tembus 119.709,80 ton, bahkan lebih rendah dari tahun 2023 yang mencapai 124.407 ton.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Pamekasan, Luthfie Asy'ari, mengakui rendahnya capaian tersebut. Menurutnya, kondisi cuaca menjadi penyebab dominan, ditambah pemanfaatan teknologi geomembran yang belum maksimal.
"Kalau berbicara soal garam, pasti erat kaitannya dengan cuaca. Produksi sangat bergantung pada sinar matahari. Tahun ini musim kemarau lebih pendek dan tidak stabil, sehingga langsung berdampak pada hasil panen," terang Luthfie, Selasa (7/10/2025).
Meski begitu, Luthfie tetap optimis produksi garam masih bisa meningkat hingga akhir tahun. Dia menyebut masih ada banyak petambak di 15 wilayah penghasil garam yang terus memproduksi. Bahkan, tiga desa tercatat sebagai penyumbang terbesar di Pamekasan.
"Di Desa Lembung capaian produksi mencapai 4.918 ton, Desa Bunder 2.846 ton, dan Desa Tanjung sekitar 2.275 ton. Mereka masih aktif bekerja di lapangan, sehingga kami berharap kontribusinya bisa mendongkrak angka produksi tahun ini," tambahnya.
Sebagai upaya peningkatan, Dinas Perikanan Pamekasan mengaku terus memberikan pembinaan bagi para petambak, baik dalam pemanfaatan teknologi geomembran maupun pengelolaan manajemen air laut agar produksi lebih efisien.
"Kami tidak tinggal diam. Pendampingan rutin kami lakukan agar petambak bisa lebih adaptif. Harapannya, meski musim kemarau tahun ini tidak panjang, kualitas dan kuantitas garam tetap bisa terjaga," pungkasnya. (*)
Next News

Polres Sampang Tingkatkan Pengamanan Jelang Idul Fitri 1447 H
9 hours ago

Kekurangan Tenaga Teknis, BKPSDM Sampang Kaji Rencana Pemindahan Ratusan PPPK ke KDMP
9 hours ago

Takbir Keliling di Sampang, Ini Rute Pengalihan Arus dan Jalur Alternatifnya
9 hours ago

Ribuan Warga Muhammadiyah Pamekasan Shalat Ied Serentak di 16 Titik
9 hours ago

Mudik Lebaran, 3 Lokasi di Jalur Poros Bangkalan Jadi Titik Kemacetan
9 hours ago

3 Orang di Bangkalan Ditangkap Polisi, Diduga Produksi Petasan
9 hours ago

Terkena Petasan, Tangan Kiri Pemuda di Bangkalan Luka Serius
9 hours ago

Tim Rukyat Hilal Nyatakan Idul Fitri Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Hasil Sidang Isbat: 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Puncak Arus Mudik, Penumpang Kapal Tujuan Pulau Mandangin Meningkat 100 Persen
a day ago





