Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
Ach. Mukrim - Monday, 08 June 2026 | 06:20 AM


salsabilafm.com - Sejumlah jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang hingga kini masih belum terisi secara definitif. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa posisi strategis masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) maupun Pelaksana Harian (Plh).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Sampang, Arief Lukman Hidayat, mengatakan, pemerintah daerah berupaya agar kekosongan jabatan tersebut segera terisi. Namun, proses pengisiannya harus melalui mekanisme dan tahapan yang telah ditetapkan.
"Kami tentu ingin segera terisi. Namun, prosesnya harus mengikuti mekanisme dan tahapan yang berlaku," katanya, Senin (8/6/2026).
Dia menjelaskan, saat ini BKPSDM masih melakukan pemetaan kebutuhan pegawai serta evaluasi terhadap jabatan yang kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengisian jabatan sesuai kebutuhan organisasi dan mendukung peningkatan kinerja pemerintahan daerah.
Selain aspek kebutuhan organisasi, pengisian jabatan juga mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Hal itu menjadi salah satu faktor penting dalam penyusunan usulan formasi pegawai, baik untuk kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hingga saat ini, jumlah formasi yang akan diusulkan masih dalam tahap pembahasan dan belum ditetapkan secara final.
"Kami menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Karena setiap formasi yang diusulkan nantinya akan berdampak pada pembiayaan gaji dan tunjangan pegawai," ujarnya.
BKPSDM, lanjut Arief, juga terus berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk menghitung kemampuan fiskal daerah sebelum menentukan jumlah formasi yang akan diajukan.
Menurutnya, meski kebutuhan pegawai dan pejabat definitif di sejumlah OPD masih cukup tinggi, Pemkab Sampang memastikan proses pengisian jabatan akan tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.
"Dengan demikian, pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Sampang diharapkan dapat berjalan lebih terukur dan sesuai kebutuhan organisasi, sekaligus menjaga keberlanjutan kemampuan anggaran daerah," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
18 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
18 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
20 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
20 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
20 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
20 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
20 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




