Polisi Selidiki Penemuan Bayi di Sumenep
Redaksi - Friday, 13 February 2026 | 01:00 AM


salsabilafm.com - Polres Sumenep bergerak cepat menangani peristiwa penemuan seorang bayi perempuan di dalam rumah warga di Jalan Trunojoyo Gang IX, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 11 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.
Informasi awal diterima dari masyarakat dan langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Sumenep Kota dengan mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian segera melakukan pengamanan, mencatat keterangan saksi, serta memastikan kondisi bayi yang ditemukan.
Dari hasil pemeriksaan awal, bayi perempuan ditemukan dalam kondisi mengalami luka pada lengan kanan serta luka robek di bagian leher. Untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya, petugas kepolisian bersama warga membawa bayi tersebut ke RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, pihaknya langsung mengambil langkah cepat dan terukur untuk menjamin keselamatan korban sekaligus mengungkap peristiwa tersebut.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota kami langsung menuju TKP, mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan para saksi, dan membawa bayi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Anang, Kamis (12/2/2026).
Anang mengatakan, saat ini penanganan perkara telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Sumenep untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Saat ini kasus sudah ditangani oleh Satreskrim Polres Sumenep guna mengungkap secara jelas latar belakang dan fakta-fakta yang terjadi," ujarnya..
Terkait ibu kandung bayi yang berinisial P.W. (23), Kapolres menegaskan bahwa yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, P.W. masih menjalani perawatan medis di RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep sehingga belum bisa dimintai keterangan secara maksimal.
"Kami mengedepankan asas praduga tak bersalah. Terduga ibu kandung masih menjalani perawatan medis, sehingga status hukumnya belum ditetapkan. Proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan prosedur hukum," terangnya. (*)
Next News

Bendahara RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Ditetapkan Tersangka, Rugikan Negara Rp5 Milyar
a day ago

Oknum Polisi di Sampang Dilaporkan ke Propam, Diduga Gelapkan Dokumen Kendaraan dan Uang Warga
a day ago

Ketahuan Bawa Sabu, 2 Pria di Pulau Sapeken Sumenep Diamankan Polisi
14 days ago

Remaja 16 Tahun di Bangkalan Diduga Dihamili Kakek Sendiri
21 days ago

Pukul Tetangga Pakai Linggis hingga Tewas, Kakek di Sampang Terancam Penjara Seumur Hidup
a month ago

Polisi Temukan Puluhan Botol Miras di Toko Kelontong Sumenep
a month ago

3 Pemuda di Bangkalan Ditangkap Polisi saat Pesta Sabu
a month ago

Terungkap! Motif Pria Habisi Mertua di Sampang Gegara Suara Sound System
a month ago

Diduga Sakit Hati, Menantu di Sampang Bacok Mertua hingga Tewas
a month ago

Terduga Pelaku Pelecehan Penumpang Bus JR Connexion Minta Maaf
a month ago





