Peserta Kemah Pramuka di Sumenep Tewas Tenggelam di Bendungan
Ach. Mukrim - Saturday, 02 August 2025 | 07:09 PM


salsabilafm.com – Seorang peserta Pramuka dari Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tewas tenggelam di bendungan saat kegiatan kemah, Jum'at (1/8/2025) kemarin.
Korban bernama Moh Ainur Rafky (15), pelajar asal Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting. Ia tenggelam di dam atau bendungan Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, peserta kemah sedang mandi bergantian menggunakan gayung.
"Korban diduga berenang ke tengah dan tak bisa menyelamatkan diri," kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Sabtu (2/8/2025).
Widiarti melanjutkan, rekannya sempat mencoba menolong dengan terjun ke dalam bendungan, namun gagal. Salah satu pembina juga menyelam untuk mencari, tapi korban tak ditemukan. Sekitar dua jam kemudian, warga dan panitia akhirnya menemukan tubuh korban dalam kondisi tak bernyawa.
"Korban ditemukan dengan luka lecet di pelipis dan keluar darah dari mata serta telinga," tambah Widiarti.
Tim medis dari Puskesmas Pasongsongan datang ke lokasi dan mengevakuasi korban. Jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka di Gili genting. Keluarga dari Jakarta kini masih dalam perjalanan pulang untuk pemakaman.
"Kami sudah periksa saksi dan masih lakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian," sebut Widiarti. (*)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
a day ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
a day ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
a day ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
a day ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
a day ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
a day ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
21 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
21 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
21 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
2 days ago





