Pertamina Patra Niaga Jaga Kesinambungan Suplai LPG Nusantara, STS Kalbut Sebagai Urat Nadi Energi Indonesia
Moh Isrok - Saturday, 11 April 2026 | 05:46 AM


salsabilafm.com - Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung ketahanan energi nasional melalui penyediaan dan distribusi energi yang andal, aman, dan merata di seluruh Indonesia. Sebagai Subholding Downstream, Pertamina terus memperkuat infrastruktur dan menjamin pasokan energi, salah satunya LPG.
Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi LPG nasional melalui optimalisasi sarana terintegrasi, mulai dari ketersediaan kapal untuk distribusi laut, skid tank untuk distribusi darat, serta peningkatan pengawasan di SPPBE dan pangkalan resmi. Fasilitas tersebut menjamin ketahanan stok dan distribusi yang merata ke seluruh wilayah Indonesia.
Dalam menjaga kesinambungan suplai LPG nusantara, Pertamina didukung oleh mothership Ship-to-Ship (STS) Kalbut yang merupakan pusat layanan STS transfer LPG utama di Perairan Teluk Kalbut, Situbondo, Jawa Timur yang dikelola oleh Pertamina untuk mendistribusikan LPG ke seluruh Indonesia.
STS Kalbut berfungsi sebagai pusat bongkar muat gas dari kapal tanker induk (mothership) ke kapal tanker yang lebih kecil. STS Kalbut telah beroperasi sejak tahun 1995 dengan luasan area laut 3,92 km2 dan merupakan salah satu fasilitas dari Terminal BBM Tanjungwangi.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, STS Kalbut tidak hanya mendukung distribusi LPG di Jawa Timur, tetapi juga wilayah lain di seluruh Regional Jatimbalinus, bahkan di seluruh wilayah nusantara.
"Eksistensi STS Kalbut ini merupakan urat nadi energi Indonesia yang menjadi tulang punggung suplai LPG. Tidak hanya Jawa Timur, tetapi juga termasuk wilayah Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi," ujar Ahad. Sabtu (11/4/2026).
Ahad menyampaikan, untuk wilayah Jatimbalinus sendiri, STS Kalbut mendukung distribusi untuk Terminal LPG Surabaya, Terminal LPG Tanjungwangi, Terminal LPG Manggis, Terminal LPG Ampenan, dan Terminal LPG Bima.
"Suplai reguler STS Kalbut di Jatimbalinus bervariasi, dengan tonase kapal mulai dari 1.700 metrik ton hingga 10.000 metrik ton. Keberadaan STS Kalbut yang dikelola oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menjadi urat nadi energi Indonesia. Melalui STS Kalbut, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga pasokan dan distribusi LPG agar berjalan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pertamina Patra Niaga hadir melayani sepenuh hati untuk memenuhi energi bagi Indonesia," tutup Ahad.
Sejalan dengan peningkatan kebutuhan LPG di wilayah Jawa Timur, pada tanggal 8 April sudah sandar kapal kargo dengan muatan 44.839 metrik ton di STS Kalbut yang akan didistribusikan dengan kapal-kapal lainnya ke Terminal LPG di Gresik, Surabaya, dan Banyuwangi dengan jadwal dan muatan sebagai berikut :
1. Gresik estimasi tiba tanggal 12 April dengan muatan 10.000 metrik ton. Selain itu, Gresik mendapatkan tambahan suplai kapal dari kilang TPPI sebanyak 1.000 metrik ton yang sudah tiba dan akan proses bongkar pada tanggal 11 April.
2. Surabaya sudah tiba pada 10 April dan sedang dalam proses bongkar dengan muatan 8.000 metrik ton.
3. Banyuwangi estimasi tiba tanggal 11 April dengan muatan 2.500 metrik ton.
Untuk informasi dan pertanyaan lebih lanjut mengenai layanan dan program Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
a day ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
a day ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
a day ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
a day ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
a day ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
a day ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
a day ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
a day ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
a day ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago




