Peringati Sang Pejuang Olle Ollang, KPS Latih Santri Assirojiyyah Seni Rupa
Redaksi - Friday, 26 September 2025 | 09:58 AM


salsabilafm.com – Komunitas Perupa Sampang (KPS) menggelar kegiatan pembelajaran seni rupa di Rumah Khas Kalimantan, Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk, Sampang, Kamis (25/9/2025) malam. Kegiatan ini dalam rangka memperingati "Sang Pejuang Olle Ollang" pada Kamis ( 25/9/2025).
Ketua Komunitas Perupa Sampang (KPS) Chairil Alwan, menjelaskan, kegiatan pembelajaran seni rupa di pondok pesantren, merupakan upaya mengisi kekosongan agenda tahunan KPS pada akhir bulan Agustus untuk menghormati perjuangan sang pejuang Olle Ollang yaitu almarhum KH. Sholahur Rabbani Bushiri.
"Hingga pada akhirnya kami menawarkan kepada Kiai Itqon, dan Alhamdulillah disetujui dan terlaksana di pondok pesantren Assirojiyyah ini," kata Alwan.
Dia menegaskan, pemilihan lokasi di Pondok Pesantren Assirojiyyah bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap perjuangan Olle Ollang, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan KPS kepada para santri.
"Sebagai bentuk saling sharing pengetahuan tentang bagaimana cara menggambar, sehingga dimana pada saat nanti santri tidak hanya bisa tahu tentang ilmu pengetahuan agama saja, tetapi juga tahu tentang ilmu bagaimana kita berdakwah dengan cara menggambar," jelasnya.
Menurut Alwan, pembelajaran yang diberikan tidak terbatas pada tema religi saja, tetapi juga mengenalkan dan menawarkan beberapa gambar lain seperti bentuk, model, hingga teknik melukis.
"Ya kalau kaligrafi santri lebih menguasai daripada temen-temen, jadi fokus kami kali ini hanya diluar karya kaligrafi, namun gambar bentuk, model, melukis, yang kami fokuskan tentu saja ada kaitannya dengan nuansa religius," tambahnya.
Dia berharap, dengan adanya pembelajaran KPS di pesantren Assirojiyyah tersebut, dapat menjadi rutinitas tahunan yang berkelanjutan. Tujuannya untuk menjadi penyambung tali seni perupa yang perlu disampaikan kepada santri dan masyarakat.
"Karena semakin banyak santri yang suka, itu sebagai tambahan modal bagi kami bahwa kami mempunyai partner," ujarnya.
"Paling tidak syi'arnya tidak dalam bentuk ceramah, tapi dalam bentuk menggambar," pungkasnya. (Bad)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
11 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
15 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
14 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
14 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
14 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
16 hours ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
18 hours ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
18 hours ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
12 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





