Pemerintah Gelontorkan Rp200 Triliun ke 5 Bank Nasional
Redaksi - Saturday, 13 September 2025 | 01:25 PM


salsabilafm.com – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menempatkan dana segar sebesar Rp200 triliun ke lima bank nasional. Dana tersebut berasal dari uang negara yang sebelumnya mengendap atau parkir di Bank Indonesia (BI).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, transfer dana sudah mulai dilakukan sejak Jumat (12/9/2025). Adapun penerimanya yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
"BRI, Bank Mandiri, dan BNI masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, serta BSI Rp10 triliun dalam bentuk deposito on call," kata Purbaya.
Penempatan dana ini diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025 tentang Penempatan Uang Negara dalam Rangka Pengelolaan Kelebihan dan Kekurangan Kas untuk Mendukung Pelaksanaan Program Pemerintah dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi.
Dalam aturan tersebut, pemerintah akan menerima bunga sebesar 80,476% dari BI Rate. Dengan BI Rate saat ini 5% (hasil Rapat Dewan Gubernur BI Agustus 2025), maka bunga yang diperoleh pemerintah dari penempatan dana tersebut sekitar 4,02% dengan tenor enam bulan dan dapat diperpanjang.
Untuk mitigasi risiko, jika bank penerima tidak dapat memenuhi kewajiban pengembalian dana, maka dilakukan mekanisme debit langsung melalui Giro Wajib Minimum (GWM) di BI. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan kondisi pasar, analisis risiko, serta rekomendasi otoritas terkait.
Kemenkeu mewajibkan bank penerima melaporkan penggunaan dana setiap bulan kepada Menteri Keuangan melalui Dirjen Perbendaharaan. Pengawasan akan dilakukan oleh Aparat Pengawasan Internal Pemerintah sesuai ketentuan.
Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa dana yang ditempatkan tidak boleh digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN). (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
12 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
13 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
13 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
13 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
13 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
13 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
13 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
13 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
13 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





