Pasca Audiensi, 476 Guru Honorer Sumenep Akhirnya Diusulkan PPPK Paruh Waktu
Redaksi - Tuesday, 23 September 2025 | 06:56 PM


salsabilafm.com – Ratusan guru honorer di Kabupaten Sumenep akhirnya mendapat kepastian setelah nasib mereka sempat menggantung dalam seleksi formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Hasil audiensi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, Selasa (23/9/2025), memastikan usulan tambahan akan diteruskan ke Kementerian PAN-RB.
"Alhamdulillah, Pak Kadis bersama BKPSDM sudah berkomitmen. Yang tidak tercover akan diusulkan ke Kemenpan RB," ujar Moh. Abbas, perwakilan guru honorer.
Meski begitu, dia mengingatkan, jika janji tersebut tidak ditepati, guru honorer siap mempertimbangkan langkah berikutnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, meminta maaf kepada para guru. Agus mengaku tak bermaksud menelantarkan, namun hanya menyesuaikan kebutuhan.
"Di SD, misalnya, hanya butuh delapan guru. Tidak mungkin ada lebih. Karena itu, kami mencari solusi terbaik. Untuk formasinya mungkin sebagian di guru dan sebagian di teknis. Mudah-mudahan diterima kementerian," katanya.
Agus menambahkan, proses administrasi dikebut agar segera tuntas. "Malam ini kita targetkan selesai. Untuk sementara ada 476 guru yang diusulkan," terangnya.
Plt BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto, memastikan lembaganya siap menindaklanjuti setiap usulan dari Disdik sebagai OPD teknis. Sebab, kebutuhan guru ditentukan oleh Disdik.
"Tugas kami memproses dan meneruskan. Bupati sejak awal juga sudah menegaskan semua guru akan diperjuangkan. Kita harus optimis, karena mereka sudah puluhan tahun mengabdi," ujarnya.
Diketahui, gerakan ini muncul karena dari total 2.119 guru honorer, hanya 1.621 orang yang diusulkan masuk formasi PPPK Paruh Waktu. Sementara sebanyak 476 guru tidak tercover.
Akhirnya mereka mendesak agar seluruh tenaga honorer dapat diperjuangkan tanpa ada yang tertinggal. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
12 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
13 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
13 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
13 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
13 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
13 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
13 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
13 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
13 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





