Mudik Gratis Tidak Dianggarkan, Warga Sampang Disarankan Ikut Program Pemprov Jatim
Ach. Mukrim - Saturday, 07 March 2026 | 04:53 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, memastikan tidak mengalokasikan anggaran khusus untuk program mudik gratis pada menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas mudik gratis disarankan untuk mendaftar melalui program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Yuliadi Setiawan, menegaskan bahwa secara institusional Pemkab Sampang memang tidak memiliki agenda tersebut tahun ini. Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya inisiatif mendadak dari pimpinan daerah.
"Kalau dari Pemkab Sampang memang tidak ada program mudik gratis. Namun kita tidak tahu, kadang Pak Bupati secara pribadi tiba-tiba mengadakan. Hal seperti itu kadang-kadang terjadi," katanya, Sabtu (7/3/2026).
Senada dengan Sekda, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Chotibul Umam, menjelaskan, pendaftaran mudik gratis tahun ini terpusat di tingkat provinsi. Tidak ada titik keberangkatan atau titik kumpul yang berlokasi di wilayah Sampang maupun Madura Raya.
"Masyarakat bisa mendaftar melalui program Pemprov Jatim yang diberangkatkan dari Surabaya. Peserta tetap berangkat dari Kantor Dishub Jawa Timur di Surabaya," jelasnya.
Dia mengungkapkan, bagi warga Sampang yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan secara daring (online) dengan mengunggah scan KTP (untuk usia 17 tahun ke atas) dan memilih rute serta jadwal yang tersedia.
"Konfirmasi kelulusan akan dikirimkan melalui WhatsApp, dan peserta yang lolos wajib mencetak tiket di Pos Mudik Gratis Dishub Jatim," ungkapnya.
Selain jalur online, lanjutnya, pendaftaran fisik melalui operator dibuka mulai 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi di Kantor Dishub Jatim, Jl. Ahmad Yani No. 268, Surabaya, pada jam layanan 08.00–15.00 WIB.
"Setiap peserta terdaftar wajib melakukan verifikasi langsung dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK). Jika data ditolak, perbaikan hanya bisa dilakukan di Pos Mudik Gratis Dishub Jatim," lanjutnya.
Menurutnya, program mudik gratis ini dijadwalkan berangkat serentak pada 19 Maret 2026 dari Kantor Dishub Jatim di Surabaya. Untuk rute Madura Raya, sementara ini dialokasikan kuota sebanyak enam unit bus. Namun, secara total, program Pemprov Jatim ini melayani 36 kabupaten/kota di Jawa Timur, kecuali kawasan Surabaya Raya.
"Inisiatif ini diharapkan mampu menekan lonjakan penumpang angkutan umum serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung pada Lebaran 1447 H mendatang," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
11 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
11 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
13 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
13 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
13 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
13 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
13 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





