Kamis, 9 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Mobil Carry Serempet Pejalan Kaki di Sampang, Korban Alami Luka Robek

Syabilur Rosyad - Thursday, 09 April 2026 | 02:00 AM

Background
Mobil Carry Serempet Pejalan Kaki di Sampang, Korban Alami Luka Robek
Petugas saat mengecek lokasi laka lantas, Rabu (8/4/2026). (Rosyad/Salsa/)


salsabilafm.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ombaran, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.


Insiden tersebut melibatkan kendaraan Suzuki Carry nomor polisi M 1473 AI yang dikemudikan Holil (38), warga Kecamatan Karangpenang, dengan seorang pejalan kaki bernama Mohammad Rijal (12), pelajar asal Dusun Perrek, Desa Karanggayam.




Kasi Humas Polres Sampang menjelaskan, peristiwa bermula saat korban berjalan di bahu jalan sebelah kiri. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang konsentrasi dan terkejut, sehingga secara spontan menginjak pedal gas.


"Pengemudi kurang konsentrasi saat berkendara, kemudian terkejut dan menginjak gas sehingga kendaraan menyerempet pejalan kaki," ujarnya.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala sepanjang kurang lebih 5 cm, luka robek pada kaki kiri, serta luka lecet di kaki kanan, lengan kanan, dan wajah. Selain itu, korban juga mengalami pembengkakan di bahu kanan dan pipi sebelah kanan.




"Korban dalam kondisi sadar dan langsung mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Omben," tambahnya.


Sementara itu, pengemudi kendaraan dilaporkan tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memintai keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti.




Polisi juga mengingatkan masyarakat 

untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama saat melintas di kawasan pemukiman yang rawan aktivitas pejalan kaki.


"Kami mengimbau pengendara agar selalu fokus, menjaga kecepatan, dan mengutamakan keselamatan, karena kelalaian sekecil apapun bisa berakibat fatal," pungkasnya. (Syad)