Minim Anggaran, Pemeliharaan Markah Jalan di Sampang Belum Menyeluruh
Ach. Mukrim - Friday, 24 April 2026 | 07:25 AM


salsabilafm.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang mulai melakukan pemeliharaan berkala terhadap rambu-rambu lalu lintas, khususnya markah jalan yang kondisinya sudah memudar. Namun, keterbatasan anggaran membuat pengerjaan sarana prasarana jalan tersebut belum bisa dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah.
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Darat Dishub Sampang, Khotibul Umam, mengungkapkan, rehabilitasi saat ini difokuskan pada pengecatan ulang zebra cross di sejumlah ruas jalan protokol. Hal ini dilakukan karena banyak garis penyeberangan jalan yang sudah mulai hilang.
"Kami lakukan di daerah kota saja. Anggaran yang disediakan tahun ini untuk kegiatan markah jalan sebesar Rp 146 juta dari APBD," ungkapnya, Jum'at (24/4/2026).
Dia menjelaskan, dana tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi zebra cross di sepanjang Jalan Jamaluddin hingga Jalan Imam Ghazali. Namun, Umam mengakui dana ratusan juta tersebut belum mencukupi untuk pengerjaan markah jalan secara utuh.
Saat ini, pihaknya hanya memprioritaskan pengecatan pada markah bagian tengah jalan. Sementara untuk markah di sisi pinggir kanan dan kiri belum bisa dikerjakan karena kendala biaya.
"Anggaran yang sebenarnya dibutuhkan untuk pemeliharaan markah jalan kabupaten mencapai Rp 500 juta. Sebab, markah jalan yang memudar di Kabupaten Sampang cukup banyak," tambahnya.
Selain markah umum, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran terpisah sebesar Rp 31 juta untuk pengecatan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) menggunakan cat jenis thermoplastic.
Di sisi lain, Kasihumas Polres Sampang Eko Puji Waluyo menegaskan pentingnya ketersediaan markah jalan yang jelas untuk mendukung keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, meskipun eksekusi ada pada Dishub, pihak kepolisian terus memberikan usulan terkait kebutuhan sarana di lapangan.
"Markah jalan ini bagian dari sarana prasarana rambu lalu lintas yang fungsinya sangat penting untuk meminimalisasi kecelakaan (laka) dan memperlancar arus lalu lintas," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Tidak Buka Pendaftaran, Yang Ada Adalah Jangkauan
6 hours ago

Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran
6 hours ago

Lindungi Sapi Madura, Disperta KP Sampang Perketat Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
6 hours ago

Masa Berlaku Uji Kir Kadaluarsa, Puluhan Kendaraan di Sampang Terjaring Operasi Gabungan
7 hours ago

Meriah, 60 Kuda Tampil di Festival Jeren Serek 2026 Sumenep
10 hours ago

Sakit, 2 CJH Pamekasan Tunda Berangkat Haji
10 hours ago

Singapura Apresiasi Upaya RI Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono
10 hours ago

Ratusan Motor di Pamekasan Diamankan, Polisi Minta Pemilik Ambil Kendaraan Sesuai Prosedur
10 hours ago

2 Pendaki WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
10 hours ago

15 Tahun Mengajar, Kini Nasib Guru Honorer Ini Terancam Dihapus
10 hours ago





