Masyarakat Camplong Kecewa PT Garam Absen di Audiensi Bersama DPRD Sampang
Syabilur Rosyad - Monday, 20 April 2026 | 07:40 AM


salsabilafm.com - Forum Masyarakat Camplong (FMC) menyayangkan ketidakhadiran PT Garam dalam audiensi resmi yang digelar bersama Komisi II DPRD Kabupaten Sampang dan sejumlah dinas terkait, Senin (20/4/2026). Forum tersebut sedianya menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas berbagai persoalan di wilayah operasional perusahaan.
Koordinator FMC, Syamsuddin, menilai absennya PT Garam mencerminkan sikap tidak kooperatif terhadap upaya komunikasi yang difasilitasi DPRD.
"Kami sangat kecewa. Ini forum resmi yang difasilitasi DPRD, tapi PT Garam justru tidak hadir tanpa kejelasan," ujarnya.
FMC memandang ketidakhadiran tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap hak masyarakat untuk mendapatkan penjelasan dan transparansi dari perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka. Atas dasar itu, FMC menyatakan akan membawa persoalan ini ke Ombudsman Jawa Timur.
Laporan yang disiapkan mencakup dugaan maladministrasi, termasuk tidak responsifnya perusahaan terhadap undangan resmi lembaga negara serta minimnya keterbukaan informasi kepada publik.
Menanggapi hal tersebut, PT Garam melalui Manager Hubungan Korporasi, Wawan Wahyudianto, memberikan klarifikasi bahwa perusahaan pada prinsipnya menghormati dan mendukung setiap forum dialog antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan.
Namun, kata dia, informasi terkait pelaksanaan audiensi diterima perusahaan dalam waktu yang sangat terbatas.
"Informasi kami terima sekitar satu jam sebelum acara dimulai, sehingga belum memungkinkan untuk mempersiapkan kehadiran secara optimal maupun menugaskan perwakilan yang tepat," jelasnya.
Selain itu, PT Garam menyebut undangan awal audiensi ditujukan kepada Bupati Sampang, sehingga perusahaan tidak tercantum sebagai pihak yang diundang secara langsung. Hal ini dinilai menyebabkan keterlambatan alur informasi yang diterima.
Meski demikian, PT Garam menegaskan komitmennya untuk tetap membuka ruang komunikasi konstruktif dengan masyarakat Camplong, DPRD Kabupaten Sampang, serta Pemerintah Kabupaten Sampang.
"Perusahaan juga berharap ke depan koordinasi dapat dilakukan lebih awal agar partisipasi dalam forum serupa bisa berjalan lebih optimal," tuturnya.
Sementarai itu, Wakil Ketua II DPRD Sampang, Iwan Efendi akan menjadwlkan ulang audiensi selanjutnya. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan PT Garam untuk memberikan ruang agar diskusi dapat berjalan dengan baik dan kondusif.
"Kita akam hubungi lagi, apakah nanti bisa memungkinkan untuk hadir. jadi tunggu saja hasil kelanjutannya," singkatnya. (Syad)
Next News

Daftar Harga BBM Terbaru per 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250
in 6 hours

30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Ditempatkan di Sampang
19 hours ago

Mobil Dinas Diduga Dipakai Warga Sipil, Begini Tanggapan Kepala Bapperida Pamekasan
19 hours ago

Kunjungi KPID Jatim, Salsabila FM Perkuat Komitmen Penyiaran Sehat dan Transformasi Digital
19 hours ago

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Konsen Hari Bhayangkara
2 days ago

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
2 days ago

BGN Batasi Maksimal 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Ini Kata Korwil SPPG Sumenep
2 days ago

Satgas MBG Bangkalan: Per Hari Ini Ada 14 Dapur Berhenti Sementara
2 days ago

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
2 days ago

PKL di Sampang Akan Dikenakan Retribusi, Proyeksi PAD Capai Rp32,1 Juta
2 days ago




