Mantan Menpora Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji
Redaksi - Friday, 23 January 2026 | 06:51 AM


salsabilafm.com – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo, Jum'at (23/1/2026), memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dito, sapaannya, datang sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023–2024.
Dito tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 12.47 WIB dengan mengenakan kaos hitam, jaket krem, dan celana hitam. Kepada awak media, dia mengaku hadir sebagai bentuk kepatuhan terhadap hukum.
"Oh ya, mungkin kan yang sudah beredar di luar, apa namanya. Pas ada kunjungan kerja ke Arab Saudi ya. Waktu sama Pak Jokowi. Tapi nanti ya, untuk pastinya nanti saya akan ikuti pemeriksaan," ujar Dito saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jum'at (23/1/2026).
Dito mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum menjalani pemeriksaan.
"Enggak, enggak ada persiapan apa-apa," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pemeriksaan Dito berkaitan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.
Budi menyebutkan, kerugian negara dalam perkara ini ditaksir mencapai Rp1 triliun. Hingga kini, Yaqut dan Gus Alex belum ditahan, namun telah dicegah bepergian ke luar negeri sejak Agustus 2025.
KPK juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk rumah Yaqut di Condet, kantor agen perjalanan haji dan umrah, rumah ASN Kementerian Agama, serta kantor Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita berbagai barang bukti, seperti dokumen, barang bukti elektronik, kendaraan, hingga aset properti yang diduga terkait dengan perkara. (*)
Next News

Tepis Stigma Pesantren Ketinggalan Zaman, Nurul Huda: Kualitasnya Setara Sekolah Unggulan
7 hours ago

Puluhan Warga Sampang Laporkan Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Ditaksir Rp23 Miliar
7 hours ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Sampang Cek Stok Beras Bulog dan Minyak Kita
7 hours ago

Pemkab Sumenep Bolehkan Pedagang Berjualan Siang Hari Selama Ramadan
9 hours ago

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
9 hours ago

Disdik Sampang Lobi Pusat, Minta Dana BOS Bisa Dipakai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
9 hours ago

Terekam CCTV, Pria di Bangkalan Bobol Toko untuk Curi Rokok
9 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
a day ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago





