Lecehkan Lambang NU, Warga Surabaya Laporkan Akun X @pasifisstate ke Polisi
Ach. Mukrim - Saturday, 22 June 2024 | 11:19 AM


salsabilafm.com – Warga Surabaya, Ali Mahfud (50) melaporkan akun X @pasifisstate ke polisi atas dugaan pelecehan terhadap lambang organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang diplesetkan menjadi 'ulama nambang'. Dia merasa prihatin ada pihak yang tak bertanggungjawab memplesetkan logo organisasi para ulama.
"Saya merasa prihatin saja sebagai warga Nahdliyin. Merasa prihatin adanya di media sosial, twitter (X) itu ada logo NU yang dipelesetkan menjadi ulama nambang. Itu yang kami sangat prihatin," kata Ali, Kamis malam (20/6/2024).
Dilansir dari CNN Indonesia, laporannya pun telah diterima Polrestabes Surabaya berdasarkan laporan nomor: LPM/ 236 /VI/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA.
Ali mengaku baru mengetahui unggahan X itu pada Rabu (19/6/2024). Dia kesal karena melihat lambang NU diplesetkan. Bagian ornamen bintang sembilan yang dibubuhi tulisan Rp dan Dolar Amerika Serikat.
"Terus nama Nahdlatul Ulama itu diganti dengan ulama nambang. Terus Warna, lambang mestinya nuansanya hijau diganti dengan warna oranye ," ucapnya.
Yang paling parah, menurut Ali ialah khat atau tulisan aksara Arab yang tetap tertulis Nahdlatul Ulama, namun dibuat seolah-olah memiliki arti ulama nambang.
"Kalau pakai khat itu aja sudah sangat bisa dikatakan sangat melanggar. Itu kan khat itu hak diciptanya NU, tulisan arab itu, dia artikan bahasa Indonesianya jadi ulama nambang," ucapnya.
Padahal, terang Ali, logo itu merupakan rancangan KH Ridwan Abdullah yang dibuat dari proses istkharah dan pertimbangan spritual yang panjang serta mendalam. Menurut Ali, apa yang dilakukan akun @pasifisstate itu jelas sudah melecehkan NU.
"Itu Muassis NU yang buat, itu KH Ridwan Abdullah pencipta lambang itu. Kami sebagai pribadi prihatin," ujarnya.
Dia meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan dugaan pelecehan lambang NU itu. Ali khawatir ada preseden buruk yang terjadi dan hal serupa bakal terulang lagi.
"Kalau tidak ada tindak lanjut aparat kepolisian atau penegak hukum itu ke depan kita khawatir sebagai warga Nahdliyin," ucapnya.
Terpisah, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko mengatakan bakal berkoordinasi dengan penyidik terkait untuk menindaklanjuti laporan dugaan pelecehan logo NU itu.
"Kami segera tindak lanjuti dengan koordinasi lebih lanjut lagi," kata Haryoko. (*)
Next News

Puting Beliung Terjang Sunenep, 27 Rumah Rusak dan 6 Warga Luka-luka
14 hours ago

Dana Transfer Seret, DPRD Sampang Desak Pemda Genjot Inovasi PAD
14 hours ago

Fakta Baru Terungkap, Lahan SDN Batoporo Timur 1 Bukan Aset Pemkab Sampang
15 hours ago

Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum di Pamekasan Rusak
17 hours ago

Warga Desa di Pamekasan Gotong Royong Perbaiki Jalan Ambles Akibat Longsor
17 hours ago

Gunakan Inovasi Robotik, Antrean Pasien di RSUD Syamrabu Bangkalan Berhasil Dipangkas
17 hours ago

Zaki Ubaidillah Pebulu Tangkis Asal Sampang Juara Thailand Masters 2026
17 hours ago

Jadi Kawasan Rawan, Warga Sampang Minta JLS Dipasangi Kamera Pengawas
17 hours ago

Mobil BMW Terbakar di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
17 hours ago

Siswa TK di Pamekasan Nyaris Terlindas Mobil MBG
3 days ago





