Langka, Sumber Air Tawar Muncul di Pantai Lon Malang Sampang
Ach. Mukrim - Tuesday, 17 March 2026 | 03:50 AM


salsabilafm.com - Pengunjung objek wisata Pantai Lon Malang, Desa Bira Tengah, Sampang, Madura, disuguhi fenomena alam langka, yakni munculnya sumber mata air tawar tepat di bibir pantai. Uniknya, meski hanya berjarak beberapa meter dari air laut yang asin, air yang keluar dari balik pasir ini terbukti tawar dan aman dikonsumsi.
Koordinator Pendamping Wisata Disporabudpar Sampang, Akhmad Vicky Faisal, mengungkapkan, fenomena ini sebenarnya bukan hal baru, namun kemunculannya sangat bergantung pada siklus alam dan pergerakan material pasir.
"Sumber mata air tawar ini tidak selalu nampak setiap saat. Biasanya muncul saat masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Hal ini berkaitan dengan pergeseran material pasir yang cenderung menumpuk ke arah barat," katanya, Selasa (17/3/2026).
Menurut Vicky, kualitas air di titik ini tergolong istimewa. Berdasarkan uji laboratorium yang dilakukan pengelola pada 2022 lalu, air tersebut dinyatakan tidak payau dan layak minum.
"Air ini sudah diuji laboratorium, hasilnya tawar dan dinyatakan aman untuk langsung diminum," tambahnya.
Dia menjelaskan, saat ini, pihak pengelola telah memasang barikade berupa tumpukan karung pasir di sekitar titik mata air. Langkah ini diambil untuk melindungi sumber air agar tidak tertimbun material pantai akibat abrasi atau pergerakan pasir, sehingga wisatawan tetap bisa mencicipi kesegarannya.
"Meski belum memberikan dampak signifikan terhadap lonjakan total kunjungan, fenomena air tawar di tengah laut ini menjadi nilai tawar unik bagi Desa Wisata Bira Tengah untuk bersaing di level internasional. Wisatawan mengaku kagum melihat kontrasnya rasa air tawar yang mengalir langsung menuju deburan ombak laut utara tersebut," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Mendikdasmen Targetkan Perbaikan Rampung Tahun Ini
9 hours ago

BNNP Jatim Sebut Bangkalan Jadi Target Peredaran Narkoba
9 hours ago

PMI Asal Bangkalan Dipulangkan dari Taiwan dan Malaysia
9 hours ago

Disnaker Sebut Jumlah 14.744 Pengangguran di Sampang Tergolong Masih Rendah
9 hours ago

Gelar Paripurna LKPJ, DPRD Sampang Soroti dan Apresiasi Capaian Kinerja Pemkab 2025
9 hours ago

11 Ribu Pekerja Rentan di Sumenep Dapat Perlindungan Sosial
10 hours ago

PMII Sampang Sebut Tambang Galian C Picu Banjir dan Kerusakan Lingkungan
10 hours ago

Krisis Ekologis di Sampang, Ketua KOPRI PKC PMII Jatim: Perempuan Pihak Paling Terdampak
10 hours ago

Jelang Iduladha, Sumenep Perketat Pengawasan dan Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban
10 hours ago

Kementan Gencarkan Tanam Serentak di Sumenep
10 hours ago





