Kontraktor dan Konsultan Perencana Mangkir, Pansus LKPj Rekomendasikan Bongkar Lapangan Sepak Bola
Ach. Mukrim - Thursday, 01 May 2025 | 07:35 PM


salsabilafm.com – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang melakukan pemanggilan terhadap Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), Perencana, Pelaksana, dan Pengawas proyek pembangunan Lapangan Sepakbola.
Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Sampang, Isma Ulfah mengatakan, pemanggilan pihaknya oleh Pansus hari ini karena adanya temuan saat Inspeksi Mendadak (Sidak) pada Sabtu (26/04/2025) di lapangan sepakbola SSC. Menurut dia, Pansus akan merekomendasikan ke Komisi IV terkait masalah lapangan sepakbola tersebut.
"Kita diminta untuk klarifikasi lagi. Namun harus ada konsultan perencana, pelaksana, konsultan pengawas, dan dari Disporabudpar. Konsultan perencana, dan pelaksana barusan tidak datang, jadi hasilnya belum maksimal," ungkapnya.
Isma mengungkapkan, dalam pemanggilan itu yang dibahas juga terkait solusi bersama dengan mencari data yang pasti. Apakah itu nanti akan dilakukan pengecekan kembali ke lapangan untuk mengecek secara detail dari ketebalan lapangan yang 50 sentimeter. Nanti akan ditemukan tindak lanjutnya seperti apa masalah lapangan sepakbola di dekat taman Wiyata Bahari itu.
Sementara pembuangan air dari lapangan yang ke area taman, kata dia, tidak terlalu berdampak signifikan ke taman. Meskipun ada kekhawatiran pada saat hujan yang menyebabkan kerusakan dan banjir di area taman, isma mengklaim sejauh ini, yang dikahwatirkan belum pernah terjadi.
"Karena kita kan harus mencari solusi, sehingga kalau sekarang belum bisa dipastikan rekomendasinya," tuturnya.
Anggota Pansus LKPj DPRD Sampang, Baihaki menilai pemanggilan ke pihak-pihak terkait masalah pembangunan lapangan sepakbola sangat krusial. Sebab, itu terkait dengan kenyamanan masyarakat saat memakai lapangan. Di antara masalahnya adalah saluran pembuangan uditch lebih tinggi dari lapangan. Namun demikian, Pansus tidak bisa menyalahkan siapa-siapa, karena yang diundang banyak yang tidak hadir.
"Karena yang hadir cuma Kabid olahraga dari Disporabudpar, dan Konsultan Pengawas. Kita juga akan merekomendasi ke Komisi IV bahwasanya itu harus ada fakta yang seluas-luasnya," ujarnya.
"Kita akan merekomendasi Komisi IV untuk melakukan pengurukan dan pengecekan yang disampaikan Disporabudpar bahwasanya itu ketebalannya mencapai 50 sentimeter," imbuhnya.
Sementara, Wakil Ketua I Pansus LKPj DPRD Sampang, Imam Buchori Muslim menambahkan, Kepala Disporabudpar tidak hadir saat dipanggil. Sebabnya, dia menduga ada permasalahan antara pelaksana dengan dengan Kadis, yang berimbas kepada pekerjaan pembangunan lapangan sepakbola tersebut.
"Sebenarnya Pansus memanggil hari ini ingin klarifikasi terkait permasalahan yang ada. Karena permasalan itu pak Kadis yang bisa menjawab," singkatnya. (Mukrim)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
13 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
17 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
16 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
16 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
17 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
18 hours ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
20 hours ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
20 hours ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
14 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





