Terkait Smart Village, Yuliadi Setiawan: Tidak Ada Kewenangan Pemkab untuk Ikut Campur
Ach. Mukrim - Sunday, 24 August 2025 | 03:07 PM


salsabilafm.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menegaskan, tidak memiliki wewenang untuk ikut campur dalam pelaksanaan program Smart Village atau Desa Pintar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiyawan menegaskan, program Smart Village sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah desa. Sebab, sumber pendanaannya berasal dari Dana Desa (DD).
Pernyataan tersebut disampaikannya sebagai penegasan atas posisi Pemkab dalam program yang tengah banyak dibicarakan itu.
"Tidak ada kewenangan kami, pemerintah kabupaten, untuk ikut campur. Kami hanya bisa mendukung dari sisi semangat dan saran," tegasnya, Minggu (24/8/2025).
"Meskipun tanpa campur tangan Pemkab, namun saya harap desa bisa memaksimalkan potensi mereka dalam membangun sistem digital yang efisien dan transparan," sambungnya.
Menurut Wawan, sapaan akrabnya, program smart village bertujuan untuk membangun desa-desa yang lebih cerdas dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
"Dengan Smart Village, diharapkan desa-desa di Sampang bisa menjadi lebih cerdas dan lebih baik dalam tata kelolanya," kata dia.
Dia menambahkan, Pemkab sama sekali tidak bisa ikut campur atau cawe-cawe dalam perencanaan maupun implementasi program tersebut. Semua keputusan, mulai dari besaran anggaran hingga pengadaan perangkat pendukung, sepenuhnya ditentukan oleh masing-masing desa.
"Kalau pun dari desa minta saran ke camat, lalu camat ke kami, ya kami hanya bisa memberikan masukan. Tapi untuk ikut mengambil keputusan, tidak ada kewenangan kami di situ," terangnya.
(Mukrim)
Next News

Pietra Widiadi: Pendamping Tak Hanya Fasilitator, Tapi Agen Perubahan Perilaku Masyarakat
9 hours ago

Radio Masih Bisa Bertahan di Era Digital, Pietra Widiadi: Kuncinya Adaptasi!
9 hours ago

Tak Kunjung Rampung, DPRD Sampang Desak Percepatan Perbup Disabilitas
13 hours ago

Molor, Perbup Disabilitas di Sampang Diperkirakan Terealisasi Tahun 2028
13 hours ago

Kemenhaj Pamekasan Siapkan 38 Bus Antar Calhaj ke Embarkasi Surabaya
13 hours ago

5 KDKMP di Sumenep Terima Bantuan Kendaraan Operasional
13 hours ago

Sambut Kemarau, Petani Garam di Sumenep Mulai Siapkan Lahan
13 hours ago

Penerangan Jalan di Akses Suramadu Padam, Belasan Panel Listrik Dirusak OTK
13 hours ago

Sampang Targetkan Naik Peringkat Kabupaten Layak Anak ke Nindya
13 hours ago

Kecelakaan Kereta Api Kembali Terjadi, KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar
13 hours ago





