Jelang Akhir Tahun, Samsat Sampang Catat PAD PKB dan BBN Capai 93 Persen
Ach. Mukrim - Tuesday, 25 November 2025 | 06:28 PM


salsabilafm.com – Memasuki akhir bulan November 2025, Kantor Bersama (KB) Samsat Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengklaim capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN) untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah menembus angka impresif 93 persen.
Kanit Regident Samsat Sampang, Ipda Bross Tito Darmawan, menjelaskan, berbagai upaya strategis telah dilakukan untuk mendongkrak kesadaran wajib pajak. Salah satunya adalah melalui operasi gabungan yang melibatkan Badan Pendapatan Daerah, Jasa Raharja, serta pengerahan mobil Samsat keliling.
"Selain operasi zebra dan semeru, kami juga melakukan operasi gabungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak," kata Bross, Selasa (25/11/2025).
Dia mengklaim operasi di lapangan, yakni pengendara yang kedapatan belum membayar pajak langsung diarahkan untuk membayar di tempat, sangat efektif. Langkah ini dinilai berhasil mengakomodir masyarakat sibuk dan turut meningkatkan PAD PKB secara signifikan.
"Kami kemarin ketika berkoordinasi ada peningkatan 5-7 persen. Pendapatan di payment point, work through ini ada peningkatan. Baik di lapangan, maupun di kantor Samsat," imbuhnya.
Di sisi lain, Pengelola Data Pelayanan Perpajakan (PDPP) KB Samsat Sampang, Wildan Mahbuby, merinci pembagian PAD. PAD yang masuk ke Pemkab Sampang sebesar 66 persen, sementara 34 persen masuk ke kas Pemprov Jatim.
Wildan menuturkan, adanya program pemutihan, operasi gabungan, dan operasi patuh Semeru yang gencar dilakukan kepolisian setempat menjadi pemicu kenaikan realisasi PAD Pemprov Jatim yang naik 7 persen dari sebelumnya.
Hingga minggu terakhir November 2025, capaian PKB sudah di angka 93 persen. Dengan sisa waktu yang ada, Wildan optimis target yang diberikan Pemprov Jatim senilai Rp 29 miliar akan tercapai.
"PAD sekarang sudah terpecah. Yaitu PAD Jawa Timur, dan PAD Kabupaten Sampang. Kami terpacu pada target kami dari Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim yang Rp 29 miliar," jelasnya.
Untuk sektor BBN, capaiannya juga tak kalah moncer, berada di kisaran 93 persen, atau sekitar Rp 14 miliar dari target Rp 15 miliar. "Untuk persentase capaian PAD PKB dan BBN ini hampir sama, dan hanya beda di koma saja," pungkas Mahbuby. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
a day ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
a day ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
a day ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
a day ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
a day ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
a day ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
a day ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
a day ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
a day ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago




