Kamis, 19 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Lembaga Falakiyah PCNU Tunggu Keputusan Resmi Pemerintah

Ach. Mukrim - Thursday, 19 March 2026 | 06:35 AM

Background
Hilal Tak Terlihat di Sampang, Lembaga Falakiyah PCNU Tunggu Keputusan Resmi Pemerintah
Pemantauan Hilal di Pelabuhan Taddan Sampang. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Kabupaten Sampang melaporkan, hilal tidak terlihat dalam observasi yang dilakukan sore ini di Pelabuhan Taddan, Kamis (19/3/2026). Faktor cuaca dan posisi hilal yang rendah menjadi kendala utama di titik pantau wilayah Bumi Bahari tersebut.


Ketua LF PCNU Sampang, Husnan, menyatakan, hingga waktu matahari terbenam (maghrib), tim pemantau di lapangan belum berhasil melihat hilal. Selain kondisi langit yang tertutup awan, secara teknis posisi hilal memang masih berada di bawah kriteria minimum. 


"Untuk hasil sore ini, sementara hilal belum terlihat karena tertutup awan dan posisinya masih sangat minim di bawah Imanurrukyah. Hilal terbenam pada pukul 17.48 WIB," katanya.




Menurut Husnan, berdasarkan data hisab yang mengacu pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), potensi awal bulan kemungkinan besar jatuh pada hari Sabtu. Namun, dia menegaskan, LF PCNU Sampang tidak memiliki wewenang untuk mengambil keputusan mandiri.


"Secara hisab kemungkinan besar jatuh hari Sabtu, tapi kami tidak memutuskan. Kita berada di wilayah hukum Indonesia, jadi kita patuh pada pemerintah. Kita tunggu hasil sidang isbat," lanjutnya.




Husnan menambahkan, untuk pemantauan sore ini, wilayah Aceh memiliki potensi posisi hilal yang paling bagus secara astronomis. Sementara untuk wilayah Kabupaten Sampang, ketinggian hilal terpantau masih di bawah tiga derajat, sehingga sangat sulit atau tidak mungkin untuk dilihat secara kasat mata maupun alat.


"Untuk daerah Sampang ketinggiannya tidak sampai 3 derajat, sementara untuk elongasinya berada di angka 5 derajat 31 menit. jadi kecil kemungkinan terlihat. Kita tunggu hasil pemantauan kawan-kawan di daerah barat seperti Aceh sebagai pertimbangan pemerintah pusat nanti," pungkasnya. (Mukrim)