Harga MinyaKita di Pamekasan Dijual di Atas HET, Ini Sebabnya
Redaksi - Tuesday, 09 September 2025 | 06:24 PM


salsabilafm.com – Harga MinyaKita yang dijual pengecer di Kabupaten Pamekasan masih di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Minyakita di pasaran saat ini dijual mulai Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per liter, sedangkan HET Rp15.700 per liter.
Salah satu pedagang di Pasar Kolpajung, Pamekasan, Soraya mengatakan, dirinya menjual MinyaKita di atas HET karena harga kulakan juga tinggi dan stoknya sedikit.
"Saya jual Rp17 ribu dari harga kulakan Rp16 ribu per liter," ucapnya, Senin (8/9/2025).
Sementara, staf bidang perdagangan Disperindag Pamekasan Rifaus Silviani mengungkapkan, pasokan MinyaKita ke wilayah Madura terbatas, sehingga para pedagang harus membeli ke beberapa tempat di Surabaya.
"Karena mereka melakukan pengambilan langsung ke Surabaya, di situ diperlukan ongkos kirim yang mengakibatkan kenaikan harga di tingkat kulakan," ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, menurut Silvi, pihaknya telah meminta Bulog untuk mendistribusikan lebih banyak MinyaKita, terutama ke para pedagang di pasar-pasar tradisional.
"Kami juga melakukan operasi pasar dengan menjual MinyaKita di bawah harga pasaran atau sesuai HET. Operasi pasar itu digelar di beberapa kecamatan dan pasar tradisional," pungkasnya.(*)
Next News

Polres Sampang Tingkatkan Pengamanan Jelang Idul Fitri 1447 H
10 hours ago

Kekurangan Tenaga Teknis, BKPSDM Sampang Kaji Rencana Pemindahan Ratusan PPPK ke KDMP
10 hours ago

Takbir Keliling di Sampang, Ini Rute Pengalihan Arus dan Jalur Alternatifnya
10 hours ago

Ribuan Warga Muhammadiyah Pamekasan Shalat Ied Serentak di 16 Titik
10 hours ago

Mudik Lebaran, 3 Lokasi di Jalur Poros Bangkalan Jadi Titik Kemacetan
10 hours ago

3 Orang di Bangkalan Ditangkap Polisi, Diduga Produksi Petasan
10 hours ago

Terkena Petasan, Tangan Kiri Pemuda di Bangkalan Luka Serius
10 hours ago

Tim Rukyat Hilal Nyatakan Idul Fitri Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Hasil Sidang Isbat: 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Puncak Arus Mudik, Penumpang Kapal Tujuan Pulau Mandangin Meningkat 100 Persen
a day ago





