Fasilitas Minim, DLH Sampang Akui Kewalahan Tangani Sampah di Pantura
Ach. Mukrim - Saturday, 10 January 2026 | 06:18 AM


salsabilafm.com - Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang menyatakan, keterbatasan fasilitas kendaraan menjadi kendala utama dalam menangani persoalan sampah di wilayah Pantai Utara (Pantura) Madura.
Kepala DLH Perkim Sampang, Faisol Ansori, mengatakan, armada yang tersedia saat ini sangat minim. Untuk melayani wilayah yang luas, pihaknya hanya memiliki satu unit truk dan satu unit mobil pickup.
"Fasilitas kendaraan pengangkut sampah kami di sana ada, cuma terbatas. Hanya dua kendaraan saja. Itu dipakai untuk Kecamatan Ketapang saja sudah kewalahan," katanya, Sabtu (10/01/2026).
Menyikapi keterbatasan tersebut, Faisol menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan jajaran camat di lima kecamatan strategis, yakni Banyuates, Ketapang, dan Sokobanah di jalur Pantura, serta Kecamatan Kedungdung dan Robatal di jalur tengah.
Selain koordinasi lintas kecamatan, pihaknya juga menggandeng dinas terkait seperti PUPR dan Satpol PP untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat. Fokus utama edukasi ini adalah melarang warga membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.
"Masalah sampah di Pantura itu sebenarnya saya sudah lama menggalang partisipasi aktif ke instansi di kecamatan agar tidak membuang sampah sembarangan," imbuhnya.
Dia mengungkapkan, meski Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah tersedia di Kecamatan Ketapang untuk menampung sampah dari tiga kecamatan di Pantura, pihaknya menekankan, kunci keberhasilan penanganan sampah bukan hanya pada ketersediaan alat, melainkan pada kesadaran warga.
Karena itu, dia berharap masyarakat dapat mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tanpa partisipasi masyarakat, DLH Perkim dipastikan akan terus kewalahan dalam mengatasi timbulan sampah yang ada.
"Yang jelas kalau yang diharapkan kami adalah bagaimana partisipasi dari masyarakat sendiri. Karena kalau tidak ada partisipasi masyarakat dan tetap membuang sampah sembarangan, tidak mungkin kami bisa mengatasi permasalahan tersebut sendirian," pungkasnya.(Mukrim)
Next News

Buka Siang Ramadan, Satpol PP Bangkalan Tegur Belasan Pemilik Warung Makan
12 hours ago

455 PMI Asal Sampang Berada di Wilayah Konflik Timur Tengah
12 hours ago

Diduga Gegara Hutang, Pemakaman Jenazah di Sampang Sempat Tertunda
13 hours ago

Main Slot Modal Rp12 Ribu, Pria di Sampang Dibekuk Polisi
13 hours ago

Menu Diduga Tidak Layak, SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Sampang Terancam Dievaluasi
13 hours ago

Perang Mercon Bikin Jalur Nasional Bangkalan Penuh Asap, Pengendara Nyalakan Lampu Hazard
19 hours ago

MUI Sampang Serukan Qunut Nazilah Sikapi Eskalasi Militer AS-Israel terhadap Iran
19 hours ago

Kecelakaan Maut di Depan Poltera Sampang, Mahasiswi Tewas di Lokasi
19 hours ago

Operasi Cipta Kondisi, Polisi Sita 13 Sepeda Motor di Blega Bangkalan
20 hours ago

Polisi Ungkap Identitas MR X yang Mengapung di Sungai Desa Tellok Galis Bangkalan
a day ago





