Disperta KP Sampang: Harga Resmi Urea Rp90 Ribu, NPK Rp92 Ribu per Sak
Ach. Mukrim - Tuesday, 09 December 2025 | 06:36 PM


salsabilafm.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang menetapkan batas Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pupuk bersubsidi. Langkah ini diambil untuk membendung potensi spekulasi harga di tingkat kios dan memastikan stabilitas biaya produksi petani di tengah musim tanam.
Kepala Disperta KP Sampang, Suyono, mengatakan, harga tersebut merupakan ketetapan resmi yang wajib dipatuhi oleh seluruh kios penyalur di wilayah Sampang. Tidak ada toleransi untuk kenaikan harga di atas batas yang ditentukan pemerintah pusat.
"Harga resmi pupuk bersubsidi yang berlaku saat ini adalah Rp 90.000 per sak untuk jenis Urea dan Rp 92.000 per sak untuk NPK. Harga ini hanya berlaku di kios resmi yang ditunjuk pemerintah," katanya, Selasa (9/12/2025).
Suyono mengimbau seluruh petani di Sampang agar tidak membeli pupuk bersubsidi di luar kios resmi, karena pembelian di luar jalur distribusi yang sah berpotensi menimbulkan biaya tambahan seperti ongkos angkut yang bisa membuat harga melambung tinggi. Dia juga meminta partisipasi aktif petani untuk mengawasi penyalurannya.
Untuk memastikan tidak ada permainan harga oleh oknum nakal, pihaknya juga telah meminta petani segera melapor ke penyuluh pertanian di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) terdekat apabila menemukan kejanggalan atau kenaikan harga di atas HET yang sudah ditetapkan.
"Laporan harus disertakan bukti kuat seperti nota pembelian, nama kios, dan lokasi transaksi agar bisa segera kami tindak lanjuti bersama Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sampang dan PT Pupuk Indonesia," tegas Suyono.
Selain pengawasan harga, pihaknya juga menyoroti pola penggunaan pupuk. Dia mengingatkan petani, penggunaan pupuk yang berlebihan tidak akan menjamin hasil panen lebih baik, justru berisiko membuat tanaman lebih rentan terserang hama dan penyakit.
"Gunakan pupuk sesuai petunjuknya, jangan berlebihan," imbaunya. (Mukrim)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
9 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
13 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
13 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
13 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
13 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
14 hours ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
16 hours ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
16 hours ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
10 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





