Sabtu, 17 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Cuaca Buruk, Nelayan Desa Pulau Mandangin Tidak Melaut

Salsabila FM - Saturday, 17 January 2026 | 06:48 AM

Background
Cuaca Buruk, Nelayan Desa Pulau Mandangin Tidak Melaut
Puluhan perahu purse seine milik nelayan Pulau Mandangin tidak melaut. (Wedi/Salsa/)

salsabilafm.com - Cuaca buruk yang melanda wilayah pesisir dalam beberapa hari terakhir membuat aktivitas nelayan desa Pulau Mandangin, Kecamatan/Kabupaten Sampang terhenti. Hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi memaksa para nelayan memilih untuk tidak melaut demi keselamatan.


Sejumlah nelayan menyampaikan bahwa kondisi laut saat ini sangat berisiko. Gelombang tinggi dan arah angin yang tidak menentu dikhawatirkan dapat membahayakan perahu serta keselamatan awak kapal. “Kalau cuaca seperti ini, kami tidak berani melaut. Keselamatan lebih utama,” ujar Ghazali, salah seorang nelayan Pulau Mandangin kepada salsabilafm, Sabtu (17/1/2026).


Dia menjelaskan, akibat cuaca buruk, para nelayan menambatkan perahunya di pesisir selatan pulau Mandangin. Mereka memperbaiki jaring dan peralatan tangkapnya sembari menunggu cuaca normal kembali. 


"Kalau musim angin barat seperti sekarang semua nelayan menambatkan perahunya di pesisir selatan. Sebab, di sisi utara ombaknya sangat besar dan berbahaya," terangnya. 


Akibat cuaca buruk tersebut, hasil tangkapan ikan menurun dan berdampak pada pendapatan nelayan. Meski demikian, para nelayan berharap kondisi cuaca segera membaik agar mereka dapat kembali melaut dan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

"Mudah-mudahan angin segera mereda dan cuaca normal kembali," tutupnya.


Sebelumnya, BMKG Juanda melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem di wilayah perairan. Nelayan diminta untuk selalu memantau informasi cuaca dan tidak memaksakan diri beraktivitas di laut. (*)